Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan pertumbuhan pembiayaan griya pada semester I/2023 mencapai Rp 51,15 triliun, tumbuh 6,42% secara year on year (yoy) dengan strategi memperluas ekspansi di daerah potensial. Beberapa wilayah yang dibidik BSI yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Kalimantan dan Bali.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, upaya strategis tersebut tak terlepas dari aspirasi perseroan yang semakin serius menggarap bisnis perumahan sebagai segmen unggulan bagi perbankan syariah.
Pasalnya, pembiayaan rumah melalui bank syariah khususnya BSI memiliki ciri khas yaitu adanya akad dan angsuran yang tetap hingga akhir pembiayaan.
Hal ini diyakini membuat nasabah dapat mengatur cashflow angsurannya. Nasabah tidak perlu khawatir dengan kenaikan suku bunga/margin yang berubah. Untuk menjamin keamanan nasabah, BSI telah memiliki lebih dari 800 rekanan notaris terpercaya dan lebih dari 3.500 developer/pengembang properti yang terverifikasi.
Selain itu, untuk menjamin keamanan dari sisi nasabah dan perseroan, legalitas dokumen kepemilikan rumah terjamin sesuai dengan hukum yang berlaku.
“BSI terus berupaya mendorong percepatan pembiayaan rumah agar masyarakat dapat memiliki hunian yang layak, aman dan sesuai prinsip syariah. Hal ini juga menjadi salah satu spirit yang sejalan dengan pemerintah yaitu program 1 juta rumah untuk keluarga Indonesia,” Anton menekankan.
Pertumbuhan griya di BSI terus mengalami pertumbuhan, menggambarkan minat masyarakat terhadap pembiayaan sesuai akad syariah terus naik. Hal ini tercermin dengan jumlah pembiayaan griya BSI per April 2023 mencapai Rp 49,5 Triliun.
BSI juga memberikan cashback senilai Rp2 juta bagi 2.000 nasabah pertama yang merealisasikan pencairan pembiayaan pada periode 22 Mei-30 Juni 2023.
Hadiah ini akan diberikan kepada nasabah yg merealisasikan pencairan dengan minimal limit pembiayaan Rp300 juta. Kesempatan ini diberikan kepada nasabah yang ingin melakukan pembelian rumah, ruko, rukan, apartemen kondisi baru dan bekas, take over, top up hingga refinancing.
“Calon nasabah BSI yang ingin mewujudkan rumah impian dengan angsuran yang nyaman, dapat memanfaatkan program ini untuk mendapatkan keuntungan,” kata Anton.
Selain cashback, lewat program ini nasabah berkesempatan meraih berbagai keuntungan lainnya. Beberapa benefit tersebut yakni mendapatkan cashback premi asuransi jiwa hingga 20% dan special margin setara 2,5% eff. p.a. untuk 1 tahun pertama (SK berlaku).
Selain itu, bebas biaya di depan dan bebas biaya appraisal hingga Rp5 miliar. Promo cashback tersebut dapat diunduh di bankbsi.id/bsigriyapromo atau hubungi call center di 14040. (Try)
BTN mencatat portofolio kredit perumahan Rp328,4 triliun hingga akhir 2025. KPR subsidi tumbuh 10% jadi Rp191,2 triliun, non-subsidi naik 6,7% jadi Rp113 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas akses hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved