Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengizinkan daerah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. Mobil-mobil dinas pejabat pun diminta tak meminum BBM subsidi tersebut.
"Untuk daerah yang membatasi (pembelian pertalite) lebih ketat dari BPH Migas, silakan. Mobil-mobil dinas tidak boleh lagi pakai pertalite," ujar Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman dalam workshop media, Sabtu (20/5).
Saat ini revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM, sebagai payung hukum pembatasan pembelian pertalite belum rampung diselesaikan.
Baca juga : Menaker Dorong Peningkatan Produktivitas Perempuan Melalui Wirausaha
Namun demikian, BPH Migas tidak melarang daerah menerapkan kebijakan pembatasan pembelian bensin dengan nilai oktan (RON) 90. Hal ini karena kuota BBM subsidi di tiap-tiap daerah terbatas. Pemerintah sendiri telah menetapkan kuota BBM pertalite di 2023 sebesar 32,56 juta kiloliter (KL) dan solar 17 juta KL.
"Kita kan bagi 17 juta KL ke 34 provinsi. Setelah membaca data penyaluran tersebut, daerah mengatakan itu enggak cukup dan tidak ada jaminan mereka akan menambah kuota," jelasnya.
Baca juga : Uji Coba Kereta Cepat dari Tegalluar ke Halim Berjalan Mulus
Dilansir laman resmi BPH Migas, pembatasan pertalite sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Melalui surat Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, pengguna pertalite hanya dapat mengisi sebanyak 30 liter per kendaraan dalam satu hari berlaku di setiap SPBU per 12 September 2022
"Bagusnya pembatasan itu untuk mengurangi penyalahgunaan (penyaluran). Pemda itu bisa membatasi separuhnya. Kami tidak masalah kalau dia (daerah) membatasi. Intinya BPH Migas mendukung bahwa BBM subsidi itu tepat sasaran," pungkas Saleh. (Z-5)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengalami perubahan dalam waktu dekat, sebelumnya isu harga bbm pertamina hari ini naik
Pemerintah pastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga Lebaran 2026 meski harga minyak dunia melonjak akibat perang di Teluk. Stok dipastikan aman.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah berpotensi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi apabila lonjakan harga minyak dunia terus berlanjut.
Menko Airlangga Hartarto jamin harga BBM subsidi (Pertalite & Solar) tetap stabil meski konflik Iran-AS memanas. Cek skenario pemerintah di sini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Pertamina perlu memperlancar pasokan BBM untuk Aceh. Paling penting adalah jenis bahan bakar bersubsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat kelas bawah.
Diduga kuat terjadi praktik pengisian BBM menggunakan jeriken dalam skala besar yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yakni tengah malam dan subuh.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
Mendukung penanganan bencana pada masa tanggap darurat, BPH Migas memberikan keringanan pembelian solar dan pertalite di Aceh, dengan pembebasan barcode.
Anggota Komisi VI DPR Khilmi meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya seperti kasus Pertalite yang dicampur air di Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved