Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANG Properti Gunho & Niken Architect (GNA) Group meluncurkan perumahan baru Golden Gemilang @Bekasi, di Jl. Raya Kali CBL, Sarimukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Dikembangkan di atas lahan seluas 3,1 hektar akan menawarkan sebanyak 264 unit rumah.
Direktur Utama GNA Group Gregorius Gun Ho menuturkan, pesatnya pembangunan infrastruktur yang menjadi backbone dari industri properti di Koridor Timur Jakarta telah membawa dampak yang baik. Koridor Timur Jakarta memiliki posisi strategis karena menghubungkan dua kota besar di Indonesia yakni Jakarta dan Bandung.
Bahkan, menurut dia, Kedua lokasi tidak hanya terkoneksi lewat jalan tol tetapi nantinya juga akan hadir Kereta Cepat Jakarta Bandung. Selain itu kehadiran LRT Jabodebek dan jalur Tol Cibitung - Cilincing yang akan terkoneksi ruas JORR 2 juga semakin menambah kelengkapan infrastruktur di dalamnya.
Baca juga: Indeks Harga Properti Naik 7,1% secara Tahunan
“Melihat potensi pasar yang besar tersebut, kami kembali mengembangkan perumahan di Bekasi yakni Golden Gemilang @Bekasi yang memiliki banyak keunggulan sehingga kami optimis akan diserap pasar dengan baik,” ungkap Gregorius dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (18/5).
Ia mengatakan, Bekasi hingga Karawang dianggap memiliki keunikan tersendiri sebagai wilayah dengan basis ekonomi yang kuat sehingga semakin seksi untuk dipilih sebagai sebuah kawasan pengembangan proyek properti.
Baca juga: Pemasar Properti Modernland Terbaik Raih Sales Reward 2023
Sebagaimana diketahui, sebelumnya GNA Group telah sukses mengembangkan beberapa perumahan di kawasan Bekasi dan Karawang seperti Golden City di Bekasi dan Golden Karawang di Karawang.
Gregorius Gun Ho menambahkan, material yang digunakan dalam pembangunan rumah ini mempertahankan khas GNA yang bertema batu dan kayu. Ini digunakan untuk menciptakan ambience yang hangat.
Tidak hanya fasad, tata ruang dalam rumah juga tetap memperhatikan bukaan jendela (cross ventilation) dan banyak memasukkan cahaya matahari ke dalam rumah.
"Selain itu, rumah-rumah di Golden Gemilang @Bekasi juga didesain dengan ceilling tinggi sehingga tidak panas. Semua ruangan kamar juga memiliki akses jendela hidup sehingga sirkulasi udara dapat berputar dengan mengalir dengan baik. Pada perencanaan kawasan, rumah-rumah sebisa mungkin menghadap ke utara atau selatan agar cahaya matahari yang masuk ke ruangan adalah cahaya matahari tidak langsung sehingga mengurangi efek panas didalam ruangan, jelas Gregorius Gun Ho.
Direktur Marketing Golden Gemilang @Bekasi Budi Santosa Tjoe mengatakan, Golden Gemilang @Bekasi yang mengusung tagline New Oasis Where Elegant Meets Simplicity.
Ada 6 type rumah berdesain modern yang mewah, elegan, berkelas, dan nyaman.
Di antaranya yakni type Lily dengan luas 22/50, type Tulip dengan luas 31/50 m2, tipe Daisy dengan luas 30/60, tipe Aster dengan luas 36/72, type Jasmine dengan luas 47/84, dan type Sakura 48/72.
Rumah di Golden Gemilang @Bekasi dipasarkan dengan harga mulai dari Rp360 jutaan. Untuk pembelian melalui KPR, Golden Gemilang @Bekasi telah bekerjasama dengan sejumlah bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) seperti MayBank, Bank BTN, OCBC NISP, PermataBank, Mandiri dan BSI.
GNA Group selalu mengedepankan pengembangan perumahan berkonsep healthy lifestyle, ramah lingkungan dan mengutamakan kenyamanan dan keamanan yang paripurna. Oleh karena itu Golden Gemilang @Bekasi dilengkapi fasilitas cluster dengan taman bermain dan jogging track, dibuat khusus sebagai area hijau, sport club, dan one gate system dengan security 24 jam.
Selama ini perumahan yang dikembangkan GNA Group memiliki kompetitif advantage di desain rumahnya yang unik dan menarik, sehingga hal tersebut yang menjadi faktor kuat konsumen dalam memilih rumah dengan begitu banyak kelebihan. (Z-10)
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Kementerian PKP sedang mengkaji skema Rent to Own (RTO) atau sewa-beli untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah, dengan fokus utama pada penyediaan pembiayaan bagi pekerja informal.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Segmen pasar menengah saat ini menjadi target pasar yang menjanjikan. Hal ini didorong oleh dominasi end-user, khususnya generasi milenial, Gen Z, serta pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved