Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
WAKIL Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Imin) meminta pemerintah dan semua pihak terkait untuk memperkuat pemeliharaan dan pengawasan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, terutama infrastruktur jalan.
“Pembangunan infrastruktur sudah berjalan baik. Yang perlu ditingkatkan itu adalah pemeliharaan dan pengawasannya, ini menurut saya penting dioptimalkan,” ungkap Gus Imin di Jakarta, Senin (8/5).
Menurutnya, pemanfaatan penyediaan infrastruktur tidak akan berjalan dengan baik tanpa pemeliharaan dan pengawasan yang optimal. “Jadi pembangunan tentu saja harus berjalan beriringan dengan pemeliharaan dan pengawasan,” tuturnya.
Baca juga: Anggota DPR Dukung Kejagung Usut Tuntas Korupsi di Waskita Karya
Gus Imin juga mendorong pemerintah untuk memperbanyak laboratorium uji mutu infrastruktur.
Gandeng Universitas dan Arsitektur Terkait
Menurutnya pemerintah dapat menggandeng sejumlah universitas atau arsitektur terkait untuk mengoptimalkannya.
“Kita ini masih minim punya laboratorium uji mutu infrastruktur, padahal SDM kita banyak yang lulusan teknik infrastruktur sipil dan perancangan arsitektur misalnya,” ujarnya.
Baca juga: Usut Korupsi Tol Japek, Kejagung Periksa Direktur Eksekutif Jasa Marga
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berujar, laboratorium uji mutu infrastruktur adalah ujung tombak mutu sekaligus pengawasan pengerjaan infrastruktur di Indonesia, terutama jalan.
Lebih lanjut Gus Imin menambahkan, laboratorium uji mutu menjadi sangat vital dalam memastikan kualitas pembangunan infastruktur yang layak dan bertahan lama sesuai karakter geografis.
“Jadi kalau setiap pembangunan infrastruktur diuji dulu mutunya, saya yakin kualitas infrastruktur kita akan lebih baik lagi, lebih terjamin, dan tentu tidak cepat rusak,” tegas Gus Imin. (RO/S-4)
ANGGARAN publik yang menyasar infrastruktur Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merosot tajam hingga Rp32.291.900.000.
Pemerintah juga memproyeksikan kebutuhan investasi infrastruktur nasional periode 2025–2029 mencapai US$ 625,37 miliar (Rp10.162 triliun).
Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, tengah giat memodernisasi sektor logistik untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
Kawasan Canggu kian dilirik investor dunia sebagai aset investasi potensial, tak hanya untuk masa kini tetapi juga jangka panjang.
DPD RI masih menghadapi kesenjangan yang lebar baik dalam hal kapasitas SDM, infrastruktur, maupun regulasi digital.
PingCAP mengumumkan perluasan kolaborasi strategis dengan Microsoft. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat adopsi infrastruktur data modern
Kampanye itu menjadi ajakan gotong royong membangun negeri melalui bangunan yang kokoh dan tahan lama demi masa depan Indonesia yang lebih kuat.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Idrus menyampaikan bahwa Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah menginstruksikan seluruh kader partai untuk berada di barisan terdepan dalam mengawal program pemerintah.
Menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa, BUMD ini menanamkan pondasi bagi masa depan kota dan warganya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved