Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN Tiongkok tumbuh jauh lebih baik dari yang diharapkan dalam tiga bulan pertama 2023. Ini karena negara itu dibuka kembali setelah berakhirnya langkah-langkah nol covid-19.
Data resmi menunjukkan, Selasa (18/4), angka-angka itu merupakan potret pertama sejak 2019 dari ekonomi terbesar kedua di dunia yang tidak terbebani protokol kesehatan ketat yang membantu mengendalikan virus korona tetapi menghancurkan bisnis dan rantai pasokan. Setelah pembatasan perjalanan dan karantina selama bertahun-tahun, orang Tiongkok dalam beberapa bulan terakhir akhirnya kembali ke restoran dan mulai bergerak lebih bebas, memberikan stimulus yang sangat dibutuhkan untuk layanan.
Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional (NBS), angka pertumbuhan ekonomi resmi untuk Januari hingga Maret sebesar 4,5%. Ini jauh lebih tinggi dari 3,8% yang diprediksi oleh analis dalam jajak pendapat AFP.
Baca juga: Perkiraan Laba Perusahaan TI India Meleset akibat Ekonomi AS
Penggerak utama dari pertumbuhan itu ialah lonjakan penjualan ritel, indikator utama konsumsi rumah tangga, karena pembeli dan pengunjung sekali lagi memasuki jalan-jalan raya dan mal.
Laporan NBS itu mengatakan dalam tiga bulan pertama tahun ini Tiongkok menghadapi lingkungan internasional yang berat dan kompleks serta tugas berat untuk memajukan reformasi, pembangunan, dan memastikan stabilitas di dalam negeri. Namun stabilitas ekonomi ialah prioritas utama Beijing. "Akibatnya, transisi yang mulus dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 ke fase baru diamankan dalam waktu yang relatif singkat," kata laporan itu. Produksi dan permintaan mencatat pemulihan, pekerjaan, dan harga yang stabil.
Baca juga: Inflasi AS Melambat pada Maret, Lunakkan Sikap The Fed?
Kebijakan penahanan virus Beijing--rezim pembatasan ketat yang tak henti-hentinya pada populasi--sangat membatasi aktivitas ekonomi normal sebelum tiba-tiba dibuang pada Desember. Perekonomian Tiongkok juga dilanda serangkaian krisis lain, mulai dari sektor properti yang sarat utang hingga kepercayaan konsumen yang melemah, inflasi global, ancaman resesi di tempat lain, dan ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat.
Penjualan ritel melonjak 10,6% dalam satu tahun di Maret. Ini kenaikan terbesar sejak Juni 2021. Produksi industri naik 3,9% pada bulan lalu atau naik dari Januari-Februari tetapi di bawah ekspektasi analis sebesar 4,4%. (AFP/Z-2)
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved