Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel pada 2022 mencatat pendapatan senilai Rp7,73 triliun atau naik sebesar 12,51% dari Rp6,87 triliun di 2021.
Pada periode 2022, Mitratel mengantongi laba bersih sebesar Rp1,78 triliun, melonjak 29,25% dari Rp 1,38 triliun.
Manajemen pun telah mengantongi persetujuan untuk membagikan dividen tunai 70% dan dividen spesial 29% dari total laba 2022.
Lalu bagaimana rencana bisnis Mitratel ke depan?
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko mengatakan bahwa perseroan berencana untuk terus ekspansif pada tahun ini. Perseroan ditargetkan memperoleh kenaikan pendapatan 11% pada tahun ini.
"Perseroan menyusun strategi pengembangan ekosistem menara dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis organik, ekspansi layanan pada ekosistem menara, dan menangkap peluang anorganik,” tutur pria yang akrab disapa Teddy dalam public expose Mitratel di Jakarta, Jumat (14/4).
Rencana bisnis ini menegaskan Mitratel sebagai perusahaan solusi infrastruktur digital (Digital InfraCo) terbesar yang independen lantaran memiliki menara telekomunikasi terbanyak (memiliki tower sebanyak 35.418 unit) serta dilengkapi layanan pendukung digital dalam ekosistem menara seperti Tower Fiberization, Power-as-a-service, dan infrastructure-as-a-service untuk mendukung peningkatan layanan dari operator seluler.
Mitratel menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp7 triliun untuk menunjang rencana pengembangan usaha organik dan an organik di tahun ini yang diharapkan bisa meningkatkan performa kinerja perusahaan.
Secara terperinci pertumbuhan organik menargetkan penambahan 4 ribu tenant dan anorganik penambahan 1.500 tenant. Selain itu perseroan juga akan membangun 13 ribu kilometer jaringan fiber optik.
Adapun pada 2022 lalu perseroan telah mendapatkan pesanan 25 ribu fiber optik dan mencapai pengembangan 10.629 km di akhir 2022.
Terkait dengan rencana merger indihome dan telkomsel, Mitratel sebagai salah satu anak usaha PT Telkom mengaku belum melihat hal yang berdampak besar terhadap perseroan. (E-1)
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Program Stunting Action Hub dari Telkom Indonesia meraih IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025 berkat kontribusinya dalam pencegahan stunting melalui teknologi digital
Telkomsat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Space42 PLC untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan layanan konektivitas satelit di Indonesia.
Program Stunting Action Hub menjadi bagian dari dukungan Telkom terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pemantauan kesehatan masyarakat berbasis teknologi.
Telkom Indonesia membawa tujuh UMKM binaannya tampil di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Bank Jakarta berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved