Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Nationalnobu (nobu) bukukan laba Rp103,8 miliar pada 2022 atau tumbuh 61,8% dibanding laba tahun sebelumnya sebesar Rp64,2 miliar. Capaian laba 2022 terutama ditopang oleh penyaluran kredit yang mencapai Rp12,4 triliun atau tumbuh 25% dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangannya per 31 Desember 2022, pencapaian dilandasi oleh pendapatan bunga bersih naik 25,4% menjadi Rp659,1 miliar, dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp525,68 miliar.
Pendapatan ini ditopang dari penyaluran kredit yang gencar. Di antaranya, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp474 miliar, kredit konsumer sebesar Rp6,4 triliun. Serta pendapatan operasional lainnya sebesar Rp72,18 miliar yang meningkat sebesar 10,6% dari Rp65,29 miliar.
Baca juga: Nobu Bank-Ditjen AHU Kemenkumham Kerja Sama Pembayaan QRIS
Meskipun, beban operasional ikut meningkat 22,6%. Namun laba perseroan tetap tumbuh positif.
Selain itu, perseroan mencatat 2022 menjadi tahun pertumbuhan bisnis merchant. “Sejak diluncurkannya QR Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia, kami konsisten mengembangkan basis merchant QRIS untuk mendorong peningkatan transaksi digital," ungkap Sekretaris Perusahaan & Investor Relation PT Bank Nationalnobu Tbk Mario Satrio, Kamis (16/3).
Baca juga: Nobu Bank Gandeng Topindoku Dukung Permodalan Usaha Mikro
Ia mengatakan, perseroan mengembangkan basis merchant secara luas, baik pada segmen pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), jaringan pasar modern (mall) maupun kemitraan platform digital. Melalui strategi ini, pertumbuhan mitra merchant QRIS mencapai lebih dari 700 ribu merchant, dengan frekuensi transaksi lebih dari 4,5 juta dan volume hampir Rp1 triliun per bulan.
“Dengan ini, kinerja 2022 menjadi pijakan yang kokoh bagi milestone perseroan dalam jangka panjang,” tandas Mario. (Z-10)
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved