Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
CITRA Texas, Amerika Serikat (AS), yang modern sejatinya dibangun di atas minyak. Produksi minyaknya telah lama menjadi sumber kebanggaan yang luar biasa. Namun sekarang, daerah-daerah yang bergerak mengikuti ritme derek minyak selama lebih dari satu abad menjadikan negara bagian ini sebagai pemimpin nasional dalam energi angin dan matahari.
Konvergensi faktor menyebabkan hasil yang tidak terduga itu. Sebut saja, cuaca yang menguntungkan (banyak angin dan matahari), tanah yang relatif murah, iming-iming subsidi energi bersih federal, dan keinginan untuk mendukung sistem utilitas yang gagal secara dramatis selama cuaca dingin pada 2021.
Dua kabupaten di selatan Dallas, Navarro dan Limestone, melambangkan perubahan yang mengejutkan ini. Bagian tak terpisahkan dari industri perminyakan Texas sejak akhir abad ke-19, mereka sekarang berada di garda depan revolusi energi terbarukan itu.
Proyek angin dan surya, "Membuat Navarro County memimpin bangsa dengan energi terbarukan," kata direktur pembangunan ekonomi daerah itu, John Boswell. Melambangkan dorongan ini ialah ladang angin baru yang diresmikan minggu lalu oleh perusahaan energi multinasional Prancis Engie dengan 88 turbin angin yang mampu menghasilkan tenaga 300 megawatt (MW).
Setengah jam perjalanan ke barat, di kota kecil Abbott terdapat ladang surya 250 MW. Ini juga dibangun oleh Engie yang sekarang menghasilkan listrik. Tak heran Texas ialah negara bagian AS yang menjadi pemimpin--sejauh ini--dalam menyediakan energi bersih untuk pembeli dari perusahaan dan industri sebesar 35% dari total nasional, menurut organisasi American Clean Power.
Negara bagian Ohio memiliki sekitar setengah jumlah proyek perusahaan dan industri Texas, tepat di atas California di tempat ketiga. "Memang benar ketika kita berpikir tentang Texas, kita berpikir tentang negara minyak dan gas yang sangat besar," kata eksekutif Engie Frank Demaille.
Namun, lanjutnya, sumber daya alamnya tidak semua terkubur dalam tanah. "Mereka mendapat banyak angin, banyak sinar matahari, dan sangat pandai mengelola semua sumber daya mereka yang berbeda." (AFP/OL-14)
Menlu Iran Abbas Araghchi sebut peluang kesepakatan nuklir dengan AS terbuka di Jenewa, meski Donald Trump ancam serangan militer. Simak poin kesepakatannya.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Januari lalu masih menjadi perdebatan dan menyisakan pertanyaan. Memantik diskursus publik dan refleksi serius.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan memperoleh miliaran dolar, bahkan kemungkinan triliunan dolar, dari penjualan minyak Venezuela.
Donald Trump mengeklaim Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS menyusul operasi militer Washington dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Presiden AS Donald Trump menuntut otoritas sementara Venezuela menyerahkan hingga 50 juta barel minyak. China dan Rusia kecam langkah AS sebagai pelanggaran kedaulatan.
Presiden Venezuela Nicolás Maduro mengecam klaim Donald Trump terkait "pencurian" aset AS. Maduro menyebut Washington tengah menjalankan diplomasi barbarisme.
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap enam kapal pembawa minyak Venezuela dan keluarga Presiden Nicolás Maduro, sehari setelah penyitaan tanker Skipper.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved