Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEHUBUNGAN dengan adanya perubahan kepemilikan saham di PT. Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk (Bank Woori Saudara).
Bank Woori Saudara mengumumkan perubahan kepemilikan saham.yang sebelumnya dimiliki oleh Alm. Arifin Panigoro menjadi milik PT. Apramesis Meta Investama (AMI).
AMI merupakan perusahan yang didirikan oleh ahli waris dari Alm. Bp Arifin Panigoro yaitu Yasser Raimi Panigoro sebagai Direktur, Raisis Arifin Panigoro dan Maera Panigoro sebagai Komisaris Perusahaan.
Perubahan kepemilikan saham ini merupakan hasil proses balik nama saham milik Arifin Panigoro kepada PT. Apramesis Meta Investama dengan total keseluruhan saham berjumlah 631,786,585 lembar saham dengan persentase 7,38% pertanggal 31 Desember 2022.
Saat ini total kepemilikan saham Bank Woori Saudara (SDRA) pada PT. Apramesis Meta Investama pertanggal 3 Februari 2023 yaitu sebesar 581,052,024 lembar saham dengan persentase 6,78%.
Adapun sisa dari saham milik Arifin Panigoro yang berjumlah 50,733,561 lembar saham dengan presentase 0,60% sedang menjalani proses perpindahan saham selanjutnya kepada PT. Apramesis Meta Investama.
Saham mayoritas Bank Woori Saudara masih dipegang oleh Woori Bank Korea dengan total jumlah saham 7,214,804,851 lembar saham dengan presentase kepemilikan 84,20%. (RO/OL-09)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
DPR RI desak pemerintah daerah klarifikasi dana Rp234 triliun yang mengendap di bank.
Finnet aktif membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di salah satu Bank BUMN.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved