Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKULTAS Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) bekerja sama dengan Forum Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) BUMN Konstruksi, meresmikan Occupational Safety and Health Center of Excelent FKM UI.
Dekan FKM UI Mondastri Korib Sudaryo mengungkapkan pembentukan Center of Excelent dimaksudkan untuk menjadi solusi dari berbagai masalah terkait dengan kesehatan kerja.
"Kami berharap dengan berdirinya pusat safety ini, akan tercipta suatu program unggulan yang akan memajukan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan juga implementasi dari kesehatan dan keselamatan kerja (K3)," kata Mondastri melalui keterangan resmi, Selasa (14/2).
Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan Abdul Haris mengapresiasi upaya pengembangan fasilitas tersebut. Ia meyakini Center of Excelent akan menjadi pusat pembelajaran bagi ilmu terkait kesehatan kerja.
"Dengan didukung mitra dari teman-teman industri BUMN Konstruksi ini tentu bisa memicu pengembangan yang lebih besar ke depan," kata Haris.
Sebagai akademisi, menurutnya, sudah seharusnya UI memberi kontribusi besar dalam bidang konstruksi.
"Saya yakin kegiatan ini menjadi wadah. Karena sebagai pusat pengetahuan, kita harus mengambil peran. Apalagi ini ada permasalahan, semua bangunan konstruksi harus zero accidenr, dan ini menjadi tantangan bahwa kita harus memberikan pembelajaran," ucap Haris.
Baca juga : Kemenperin Ingin Dana DHE untuk Pengembangan Sektor Manufaktur
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Forum QHSE BUMN Konstruksi Subkhan menyatakan pihaknya tidak akan maksimal dalam mengoperasikan best practice dilapangan tanpa dukungan dari perguruan tinggi.
Ia menyebut harus ada akademisi yang terus menopang dengan melakukan berbagai kajian demi menyempurnakan industri tersebut.
Ia pun berharap, kelak, akan ada kelas khusus yang terkonsentrasi pada bidang K3.
"Kami harap ada program magister di FKM UI, bidang keselamatan konstruksi, agar para pegawai konstruksi bisa melanjutkan pendidikan dan belajar lebih mendalam lagi terkait K3," tuturnya.
"Berharap nanti selain UI ada juga dari UGM, UNJ, Undip, dan sebagainya. Toh, sekarang sudah zamannya hybrid, offline, dan online," ujarnya.
Kepala Divisi Hukum Forum QHSE BUMN Konstruksi Finsensius Mendrofa pun mengapresiasi semangat yang terbangun antara FKM UI dan Forum QHSE BUMN Konstruksi untuk kemajuan K3 ke depan.
"Ini bisa menjadi role model bagi perguruan tinggi lainnya diseluruh Indonesia. Kita berharap ke depan SDM disektor K3 diakui secara Internasional dan bisa menimalisir adanya persoalan hukum akibat kelalaian baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja," paparnya. (RO/OL-7)
Bagi industri kepelabuhanan, keselamatan bukan semata isu kepatuhan, melainkan variabel ekonomi. Karenanya, zero fatality menjadi indikator penting kualitas tata kelola operasional.
Kekuatan utama PT Global Energitama terletak pada soliditas tim, budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PT Mitra Murni Perkasa (MMP), anak usaha dari MMS Group Indonesia (MMSGI), memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
PEMERHATI kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja (HSSE) Muhammad Roy Kusumawardana menekankan pentingnya komitmen BUMN dalam menerapkan standar kerja yang aman.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Kekuatan utama PT Global Energitama terletak pada soliditas tim, budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PEMERINTAH terus mendorong seluruh perusahaan di Indonesia, baik BUMN maupun swasta, untuk terus meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
OSH merupakan ajang penghargaan dan pertemuan bergengsi para pakar K3 dari berbagai negara di Asia.
KPK ungkap bahwa dari tarif sertifikasi K3 Rp275 ribu fakta di lapangan bahwa para pekerja atau buruh harus bayar Rp6 juta. Wamenaker Noel sebagai tersangka dugaan pemerasan K3
Faktor eksternal seperti paparan gas berbahaya, kekurangan oksigen, suhu ekstrem, atau partikel beracun, terutama di area kerja terbatas kerap menjadi penyebab utama kecelakaan kerja.
Sektor energi surya diproyeksikan menyerap sekitar 348.000 tenaga kerja, membuka peluang besar bagi generasi muda yang kompeten dan siap bersaing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved