Minggu 08 Januari 2023, 10:00 WIB

Ini Tips Atur Keuangan dalam Menghadapi Resesi

Basuki Eka Purnama | Ekonomi
Ini Tips Atur Keuangan dalam Menghadapi Resesi

Medcom
Ilustrasi

 

RESESI ekonomi terdengar menakutkan karena akan berpengaruh terhadap kesejahteraan hidup masyarakat.

Kepala kanal digital di Sequis Antonius Tan mengatakan kondisi Indonesia, hingga awal 2023, dalam posisi aman, tapi, tidak ada salahnya masyarakat mempersiapkan diri terhadap resesi.

"Tindakan bijaksana yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah mulai mengatur keuangan dengan bijak. Mulailah dari hal kecil agar kelak terbiasa pada hal-hal yang besar," kata Tan dalam siaran pers, dikutip Minggu (8/1).

Baca juga: IHSG Tertekan Kekhawatiran Risiko Resesi Global

Setidaknya ada enam hal yang perlu disiapkan supaya tidak khawatir berlebihan jika terjadi resesi.

1. Skala prioritas

Skala prioritas diperlukan supaya arus kas sehat, buatlah daftar kebutuhan dari yang penting dan harus didahulukan; penting, namun, masih bisa ditunda; penting dan bisa ditunda; dan tidak penting serta tidak harus dipenuhi.

Jika terbiasa membuat skala prioritas, dalam kondisi resesi atau tidak, seseorang akan terbiasa hidup hemat. Membuat skala prioritas juga bisa membantu gaji tidak cepat habis ketika masih di pertengahan bulan.

2. Jaga penghasilan

Resesi sering dibarengi dengan tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) tinggi sehingga penting untuk mempertahankan kekuatan finansial supaya kebutuhan pokok tetap terpenuhi.

Pertimbangkan mencari pekerjaan tambahan, tentu yang tidak mengganggu pekerjaan utama, supaya penghasilan bisa bertambah.

3. Belanja sesuai kebutuhan

Beli barang sesuai dengan kebutuhan, gunakan skala prioritas yang sudah dibuat sebelumnya supaya kebutuhan primer terpenuhi.

"Belanja harus tetap dilakukan masyarakat karena konsumsi masyarakat penting bagi perputaran roda perekonomian nasional agar dapat terus produktif. Agar pendapatan tidak tergerus untuk belanja tapi tetap bisa mendukung perekonomian nasional maka gunakan uang Anda dengan bijak, yakni saat resesi, belanja untuk kebutuhan pokok dan yang penting-penting dahulu," kata Tan.

4. Dana darurat

Dana darurat menjadi instrumen penting ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika sudah terbiasa membuat dana darurat, pertimbangkan untuk memperbesar jumlahnya.

Rumus dana darurat adalah tiga kali dari pengeluaran bulanan bagi lajang dan enam kali pengeluaran bulanan bagi yang sudah berkeluarga.

5. Asuransi jiwa dan kesehatan

Jika sudah bijak mengatur pengeluaran dan berbelanja berdasarkan skala prioritas, mungkin masih tersedia dana untuk asuransi. Asuransi yang perlu dimiliki antara lain adalah kesehatan dan jiwa.

6. Investasi

Jika sudah memiliki dana darurat, tabungan dan asuransi, adalah langkah yang baik untuk mengembangkan aset yang ada dengan berinvestasi. Investasi berguna untuk menjaga nilai aset, yang belum tentu sama pada tahun-tahun mendatang karena inflasi.

Instrumen investasi risiko rendah seperti reksa dana pasar uang dan surat berharga negara bisa menjadi pilihan untuk kondisi saat ini. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok GNA Group

GNA Rilis Perumahan Bernuansa Modern Art Deco

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:20 WIB
Pasar rumah tapak diprediksi masih akan terus tumbuh dan paling diminati tahun...
Antara

Salurkan 172.000 Ton Beras, Bulog Klaim Berhasil Redam Kenaikan Harga

👤 Refa Walukow 🕔Rabu 01 Februari 2023, 21:55 WIB
Bulog sudah menggelontorkan 172.000 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejak awal Januari hingga 30...
Ist

Premier Lake Residence Hunian Berkualitas Idaman Generasi Milenial 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 21:33 WIB
Premier Lake Residence, sebuah hunian tropis modern berkualitas tinggi, dengan fasilitas lengkap didukung oleh konsep healthy...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya