Senin 02 Januari 2023, 18:50 WIB

Inflasi 5,51%, Apa Efek bagi Petani?

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Inflasi 5,51%, Apa Efek bagi Petani?

Antara/Syifa Yulinnas.
Petani memetik cabai merah saat panen di Desa Cot Seulamat, Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Kamis (29/12/2022).

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada Desember 2022 yang mencapai 5,51% secara tahunan (yoy). Salah satu komponen penyebab kenaikan inflasi ialah harga beras yang terjadi di 79 kota di Indonesia. Komoditas beras memberikan andil sebesar 0,07% terhadap inflasi Desember 2022.

Guru Besar IPB University Hermanto Siregar mengatakan, sebetulnya inflasi menyebabkan penurunan daya beli masyarakat, termasuk petani. Namun, jika inflasi dapat dikendalikan dengan baik akan menimbulkan efek yang baik bagi petani. "Kenaikan harga padi atau komoditas pangan lain tentu bagus bagi petani. Asalkan, kenaikan harga tersebut benar-benar dinikmati para petani. Sering terjadi, kenaikan harga komoditas pangan sebagian besar dinikmati pedagang," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (2/1).

Berkaca dari pernyataan tersebut, BPS juga merilis Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2022 yang tercatat mencapai 109,00 atau naik 1,11% dibandingkan November 2022. Peningkatan ini terjadi kerena indeks harga yang diterima petani naik 1,83% lebih tinggi dari indeks harga yang dibayar petani yang hanya naik 0,72%.

Di sisi lain, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) pada Desember 2022 mencapai 108,96 atau naik 1,59% dibandingkan November 2022. Peningkatan NTUP ini juga terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik 1,83% lebih tinggi dari indeks biaya produksi dan penambahan barang modal yang hanya naik sebesar 0,24%.

Selain itu, perkembangan harga gabah di tingkat petani pada Desember 2022 juga meningkat. Untuk gabah kering panen meningkat 4,20% secara bulanan (mtm) dan meningkat 17,83% jika dibandingkan Desember 2021 atau secara tahunan (yoy).

Gabah kering giling juga meningkat sebesar 6,95% mtm dan 21,75% yoy. Sedangkan harga beras grosir pada Desember 2022 meningkat 3,19% mtm dan 8,95% yoy. Harga beras eceran meningkat 2,30% mtm dan 6,23% yoy. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Kementan

Kementan Fokus Tuntaskan Arahan Presiden RI, Tanam 1 Juta batang kelapa Berjalan Sesuai Target

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 18:53 WIB
Penanaman perdana telah dilakukan oleh Presiden RI Jokowi di Solo Raya (Sukoharjo-Karanganyar-Boyolali) dengan target 200.000 batang,...
Dok. BPjS Ketenagakerjaan

HPN 2023: BPJS Ketenagakerjaan Angkat Martabat Pekerja Pers Lewat Perlindungan Jaminan Sosial

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 18:48 WIB
"Semua pekerja pasti punya risiko. Terlebih bagi rekan-rekan pers yang setiap hari mobilitasnya cukup tinggi. Pada saat bekerja tentu...
Antara/Hafidz Mubarak A.

IHSG Ditutup Melemah Dipimpin Sektor Teknologi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 17:45 WIB
Tren penjualan ritel tahunan terus mengalami penurunan. Bila ditarik ke belakang sempat tumbuh mencapai 15,2% pada Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya