Jumat 30 Desember 2022, 06:55 WIB

Harga Emas Menguat 10,20 US$ setelah Kemarin Turun

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Menguat 10,20 US$ setelah Kemarin Turun

dok.Ant
Logam mulia, emas harganya kembali menguat setelah sehari kemarin turun.

 

HARGA emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya didorong oleh US$ yang lebih lemah setelah optimisme awal atas pembukaan kembali Tiongkok gagal dan pasar mempertimbangkan data klaim pengangguran AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, menguat 10,20 dolar AS atau 0,56 persen menjadi ditutup pada 1.826,00 US$ per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.827,30 US$ dan terendah di 1.811,20 US$

Emas berjangka tergelincir 7,30 US$atau 0,40 persen menjadi 1.815,80 US$ pada Rabu (28/12/2022), setelah bertambah 18,90 US$ atau 1,05 persen menjadi 1.823,10 US$ pada Selasa (27/12/2022), dan terangkat 8,90 US$ atau 0,5 persen menjadi 1.804,20 US$ pada Jumat (23/12/2022).

Bursa Comex ditutup pada Senin (26/12/2022) untuk hari libur Natal.

Dolar AS melemah pada perdagangan Kamis (29/12/2022), dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya merosot 0,59 persen menjadi 103,8610 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).

Menyusul pencabutan aturan karantina Tiongkok/China untuk pelancong yang masuk mulai 8 Januari, negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan India mengatakan mereka akan mewajibkan tes COVID untuk pelancong dari China.

Kecepatan China membatalkan aturan COVID telah membuat sistem kesehatannya kewalahan dan memicu kekhawatiran tentang penyebaran virus.

"China adalah salah satu kunci menurut saya hingga 2023 dan apa yang terjadi pada ekonomi global," kata Chris Gaffney, presiden pasar dunia di TIAA Bank.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (29/12/2022) bahwa klaim awal untuk tunjangan pengangguran bertambah 9.000 ke penyesuaian secara musiman menjadi 225.000 untuk pekan yang berakhir 24 Desember, lebih lanjut mendukung emas.

Para analis mengatakan bahwa pertimbangan teknis mendorong emas juga, karena logam mulia terus diperdagangkan di atas level dukungan psikologis penting 1.800 US$ per ounce.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 41 sen atau 1,72 persen, menjadi ditutup pada 24,25 US$ per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah 44,8 US$ atau 4,39 persen, menjadi menetap pada 1.065 US$ per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke-13 Tahun 2023

Baca Juga

MI/PALCE AMALO

Mendag Minta Pedagang Tidak Menjual Beras Oplosan

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 13:28 WIB
Dari hasil pantauannya dan berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang, untuk beras Bulog kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp47...
Antara

IKAPPI Tuding Kinerja Bulog Tidak Maksimal

👤Ficky Ramadhan 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 11:35 WIB
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) Reynaldi Sarijowan menyatakan, kondisi harga beras...
MI/Ramdani

Menjaga Asa di Tahun Politik 

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 09:55 WIB
Komitmen pemerintah dan masyarakat untuk menjaga stabilitas dalam negeri akan menjadi kunci upaya menumbuhkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya