Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING dengan meredanya kasus covid-19, bisnis kuliner menunjukkan kebangkitannya setelah sebelum terimbas pandemi.
Dengan diterapkan pembatasan sosial sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19, sejumlah restoran mengalami penurunan omzet dan bahkan sebagian usaha kuliner terpaksa gulung tikar.
Bersamaan dengan kebangkitan ekonomi, beberapa restoran mencoba menarik minat pencinta kuliner dengan inovasi menu.
Sebagaimana kita tahu bahwa makanan pedas bukanlah sesuatu yang asing untuk lidah masyarakat Indonesia.
Menurut survei Licorice, 93,6% masyarakat Indonesia menyukai makanan pedas, sedangkan 6,4% sisanya tidak terlalu suka.
Seringkali kita juga mendengar ungkapan bahwa makan tanpa sambal terasa ada yang kurang, karena rasa pedas sudah cukup akrab di lidah masyarakat.
Untuk memberikan sensasi makanan pedas yang unik dan berbeda, Lemonilo, perusahaan healthy lifestyle consumer goods asal Indonesia, berkolaborasi dengan Martabak Pizza Orins menghadirkan menu spesial yang menggugah selera, yaitu Martabak Lemonilo Mie Pedas Korea.
Baca juga: Masakan Tionghoa Halal, Imperial Kitchen & Dimsum Signature Hadir di Mampang
Dengan kelezatan martabak telur isian daging potongan dadu khas Martabak Pizza Orins yang dipadukan dengan pedasnya Mie Lemonilo Pedas Korea, hadirlah sebuah sajian dengan rasa pedas unik yang sesuai dengan selera dan lidah masyarakat Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi Martabak Pizza Orins atas terwujudnya kolaborasi ini, karena perpaduan antara ciri khas Lemonilo dengan Martabak Pizza Orins akan memberikan rasa baru bagi penikmat martabak," kata Andita Rasyid, VP Marketing Innovation Lemonilo, dalam keterangan pers, Sabtu (17/12).
"Hal ini sekaligus membuktikan bahwa produk-produk Lemonilo, yang dikenal sebagai pilihan lebih sehat, juga cocok untuk dikreasikan dalam berbagai jenis makanan," ucapnya.
"Ke depannya, kami berharap untuk dapat terus menghadirkan berbagai macam menu yang unik, inovatif, dan kreatif, serta lebih dekat dengan selera masyarakat. Semoga kolaborasi ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para pecinta martabak,” jelas Andita.
“Kami sangat senang karena dapat merealisasikan kerja sama ini dan mengapresiasi dukungan Lemonilo dalam menghadirkan pilihan baru dengan rasa unik untuk para pecinta martabak," kata ujar Sonny Arca Ardryanto, Co-Founder Martabak Pizza Orins.
"Ke depannya kami harap kerja sama ini dapat memberikan warna baru dalam menu di outlet-outlet Martabak Pizza Orins,” kata Sonny.
Bagi mereka yang tidak suka makanan pedas, tidak perlu khawatir. Lemonilo dan Martabak Pizza Orins juga menghadirkan menu kolaborasi lain untuk memanjakan para pecinta makanan manis, yaitu Martabak Lemonilo Brownies Crispy Keju.
Dibuat dari adonan darkchocokhusus untuk martabak keju spesial, ditambah dengan topping Brownies Crispy Keju dari Lemonilo, menu ini akan menjadi salah satu pilihan makanan manis yang layak dicoba dan sangat sayang untuk dilewatkan.
Martabak Lemonilo Mie Pedas Korea dan Martabak Lemonilo Brownies Crispy Keju dapat dinikmati mulai dari tanggal 1 Desember 2022 hingga 31 Maret 2023 di seluruh gerai Martabak Pizza Orins (Jabodetabek, Surabaya, Semarang, dan Bandung).
Martabak Pizza Orins juga akan memberikan promo dan give away setiap bulan melalui akun media sosialnya, yaitu Instagram (@martabakpizzaorins) dan Facebook (@martabakpizzaorins).
Lemonilo didirikan pada tahun 2016 oleh Shinta Nurfauzia (Co-CEO), Ronald Wijaya (Co-CEO), dan Johannes Ardiant (Chief of Product & Tech).
Dengan misi membuat gaya hidup sehat dapat diakses oleh siapa saja, Lemonilo mengisi marketgapantara produk impor berharga tinggi dengan FMCG petahana yang ada di pasar.
Setiap produk yang dikembangkan oleh Lemonilo memiliki tiga pilar: enak, praktis, dan terjangkau, serta bebas dari kandungan bahan-bahan berpotensi bahaya.
Saat ini, Lemonilo telah meluncurkan lebih dari 40 jenis produk, mulai dari mi instan, camilan, hingga bumbu dapur. Semua produk ini dijual di platform digitalnya sendiri dan tersedia di lebih dari 200.000 POS (point of sales) di Indonesia. (RO/OL-09)
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved