Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, setidaknya dibutuhkan dua hal penting sebagai modal bagi Indonesia untuk bisa melakukan tranaformasi digital. Dua hal itu ialah infrastruktur fisik dan regulasi yang dapat menunjang upaya perubahan tersebut.
"Transformasi digital itu membutuhkan dua hal sebagai modal awal yaitu infrastrukturnya secara fisik dan regulasinya," ujarnya dalam seminar bertema Digital Transformation: Towards Inclusive Public Financial Management and Public Services, Rabu (14/12).
Dua hal tersebut, jelas Sri Mulyani, telah diupayakan oleh pemerintah, bahkan di tengah krisis akibat pandemi covid-19. Pada sisi infrastruktur fisik, pemerintah diketahui menambah anggaran di saat banyak alokasi belanja kementerian/lemnaga lain dipangkas karena pandemi.
Penambahan anggaran belanja itu digunakan untuk membangun atau membiayai satelit, fiber optik, hingga base transchiever station (BTS) yang memungkinkan ribuan desa-desa di Indonesia dapat terkoneksi dengan jaringan internet.
Itu juga dinilai dapat mendorong terciptanya kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat di Tanah Air untuk bisa menggerakkan perekonomiannya. Dus, manfaat dari digitalisasi tak melulu dirasakan oleh penduduk di kota-kota besar.
Kemudian dari sisi regulasi, lanjut Sri Mulyani, pemerintah telah banyak melakukan penyesuaian agar digitalisasi yang dilakukan memiliki landasan hukum yang sah dan kuat. "Kita telah mengintroduce bahwa transaksi digital, termasuk tanda tangan digital bisa menjadi alat bukti yang sa. Ini telah diatur di dalam undang-undang, sehingga transaksi digital," pungkasnya. (OL-8)
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
SIP melangkah dengan visi baru untuk menjadi orkestrator infrastruktur digital terpercaya di Indonesia, yang mensinergikan teknologi global dan talenta terbaik.
Transformasi teknologi tidak hanya fokus pada pengembangan sistem, tetapi juga memastikan keamanan, keandalan, serta relevansi layanan terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.
Percepatan digitalisasi memang membawa efisiensi, namun di sisi lain memperbesar risiko karena menciptakan fragmentasi teknologi dalam sistem keamanan.
Upaya meningkatkan literasi dan pengelolaan keuangan karyawan semakin menjadi fokus dalam transformasi digital dunia kerja.
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved