Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji opsi pemberhentian Kereta Api (KA) Argo Parahyangan sebagai angkutan penumpang. Mengingat, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan beroperasi pada pertengahan tahun depan.
"Semuanya masih dalam pembahasan dengan seluruh stakeholders," ungkap Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada wartawan, Jumat (9/12).
Pembahasan tersebut melibatkan Kementerian BUMN dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Adapun pembahasan bersama itu juga mengenai rencana pengalihan operasional Argo Parahyangan menjadi kereta angkutan barang.
Baca juga: Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Minta Tambah jadi 80 tahun
"Ya soal itu juga sedang dalam pembahasan. Semua opsi tentu akan dikaji," imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Vice President Public Relations KAI Joni Martinus menyebut pihaknya siap menerima keputusan terkait penghentian operasional Argo Parahyangan sebagai kereta penumpang. Saat ini, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholders.
"Ini masih dibahas, jika nantinya diputuskan pemerintah seperti itu, KAI sebagai operator akan patuh terhadap kebijakan dan peraturan pemerintah," jelas Joni.
Baca juga: Menhub Dorong Digitalisasi Pelayanan Transportasi Laut
Hingga saat ini, KAI masih mengoperasikan KA Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir dengan rute Jakarta-Bandung pulang pergi. Perusahaan pelat merah juga fokus mempersiapkan kehadiran layanan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.
Diketahui, moda transportasi tersebut akan terkoneksi dengan KA Feeder dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung, serta terhubung dengan LRT Jabodebek.
Dengan menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang sudah terkoneksi, total waktu yang dibutuhkan antara kedua wilayah sekitar satu jam perjalanan.(OL-11)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Yusharto mengatakan, kajian yang akan disampaikan ke BRIN semula berjumlah 49 usulan. Namun setelah dilakukan simplifikasi jumlahnya menyusut menjadi 10 usulan.
Isu terkait sesar Lembang ramai dibicarakan publik maupun media massa pascagempa bumi magnitudo 5,6 di Cianjur yang memiliki dampak kerusakan besar.
emuda Mahasiswa Nusantara DIY membutuhkan figur yang berpengalaman, cerdas, kreatif, dekat dengan rakyat, sederhana, jujur, visioner, nasionalis dan religius serta terbukti memiliki visi
Kajian yang dilakukan untuk vaksinasi covid-19 pada anak cukup banyak dan pelik. Hal itu berbeda dengan kajian terhadap vaksinasi untuk orang dewasa.
Kemenkeu menilai ekstensifikasi Barang Kena Cukai (BKC) dapat mengoptimalkan penerimaan negara. Termasuk, mengkaji BKC pada BBM, ban karet, hingga detergen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved