Rabu 16 November 2022, 18:37 WIB

Ambil BSU di Kantorpos, Pekerja Takjub Prosesnya Cepat cuma 5 Menit

Mediaindonesia.com | Ekonomi
 

PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui Kantorpos di seluruh Indonesia kepada 3,6 juta pekerja yang berhak menerima. Selain memperpanjang jam layanan, proses pencairan BSU di Kantorpos pun sangat cepat.

Untuk memudahkan dan fleksibilitas pekerja mengambil BSU di luar jam kerja, Kantorpos menambah jam layanan menjadi Senin hingga Minggu, pukul 08.00-20.00. Tak hanya itu, dengan menerapkan sistem yang terorganisir dengan baik, proses pengambilan BSU di Kantorpos pun terbilang cepat dan efisien. 

Hal ini dialami sendiri oleh penerima BSU di Kantorpos Bandarlampung, Aprilia Wati. Perempuan asal Sukabumi, Jawa Barat, ini bekerja sebagai petugas SPBU di Bandarlampung.

“Gampang banget ambil BSU, tidak pakai ribet. Pas datang, saya verifikasi data, ambil antrean, terus ambil uang BSU. Cepat banget prosesnya, kurang lebih 5 menit,” tutur Aprilia.

Menerima BSU senilai Rp600 ribu, Aprilia sangat senang. Uang tersebut diakuinya cukup membantu meringankan beban di tengah kenaikan harga BBM.

“Senang banget bisa dapat BSU, mau untuk beli BBM. Alhamdulillah, terbantu dengan BSU. Terima kasih kepada pemerintah, Pak Jokowi atas perhatiannya. Semoga sehat selalu, Pak,” katanya.

Penerima BSU lainnya, Irfan, juga memuji pelayanan Kantorpos cepat, mudah, dan efisien. Pria yang bekerja sebagai office boy di SMKN 4 Bandarlampung ini datang mencairkan dana BSU pada hari Minggu dan tak memerlukan waktu lama di Kantorpos.

"Saya mengambil BSU di Kantorpos. Pas datang, saya diminta download Pospay untuk mengecek apakah saya terdaftar sebagai penerima. Prosesnya dibantu petugas. Kemudian, saya ke kasir tanda tangan, difoto (face recognition), dan dikasihkan uang BSU. Prosesnya cepat, sekitar 5 menit," kata Irfan.

Irfan mengaku akan memakai uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah anak. Dia berharap akan terus menerima bantuan ke depannya.

"Semoga saya bisa terus dapat bantuan. Terima kasih Pak Jokowi. Terbukti Pak Jokowi memperhatikan rakyatnya. Terima kasih Bu Menaker dan Kantorpos," ucapnya.

Perihal cepatnya pelayanan pencairan BSU, Satgas BSU dari PT Pos Indonesia Gabriela Sabantini menjelaskan, Kantorpos di Bandarlampung membuka jam pelayanan hingga malam. Loket yang disediakan di Kantorpos pun ditambah untuk mencegah antrean.

Baca juga : Pos Indonesia Kebut Penyaluran BSU untuk 3,6 Juta Penerima

"Kami berkoordinasi dengan tim cabang, membuka layanan Senin-Minggu, jam 08.00-20.00. Kami juga membuka loket tambahan untuk melayani registrasi aplikasi Pospay untuk mempermudah calon penerima mengecek statusnya apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak," kata Gabriela.

Selain itu, untuk mendukung percepatan penyaluran BSU, tim yang tersedia dibagi menjadi dua, yaitu satgas luar kota dan dalam kota. 

"KCU Bandarlampung satgas dibagi menjadi dua, yaitu satgas luar kota dan dalam kota. Masing-masing satgas memiliki kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan di masing-masing wilayah. Ada Satgas khusus melayani BSU dan tim yang melayani pelayanan harian," kata Gabriela.

Perihal teknis penyaluran BSU, dijelaskan Gabriela, selain dilakukan di Kantorpos juga dilakukan dengan penyaluran di komunitas.

"Hal pertama yang kami lakukan adalah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kami sama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat terkait penyaluran BSU ini. Kemudian, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Selanjutnya, melakukan persiapan berupa perancangan jadwal. Untuk perusahaan yang memiliki penerima BSU minimal 100 pekerja, kami melakukan metode penyaluran di komunitas. Kami datang menyalurkan BSU di perusahaan tersebut," tuturnya.

Jika dibandingkan penyaluran BLT BBM, penyaluran BSU memiliki tantangan berbeda. Gabriela mengakui penyaluran BSU di komunitas tak semulus saat penyaluran BLT BBM.

"Tantangan BSU, saat penyaluran di komunitas ternyata pekerjanya tersebar di beberapa unit, tidak di satu titik lokasi. Kami dan PIC perusahaan agak ekstra untuk menghubungi pekerja yang bersangkutan. Lebih efektif melalui media sosial atau menghubungi via WhatsApp," katanya.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi penyaluran BSU, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi melalui media sosial dan media massa.

"Sosialisasi melalui media sosial, menggandeng radio, Kominfo, email, dan japri ke PIC. Kami berharap penyaluran BSU lancar dan tepat waktu. Semoga semua pihak mendapatkan manfaat," katanya. 

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris menambahkan pihaknya telah menyalurkan BSU serentak sejak 2 November 2022. PT Pos Indonesia melakukan berbagai strategi agar target penyaluran bisa tuntas sebelum akhir November, yaitu dengan melakukan sosialisasi di berbagai media elektronik, online, cetak dan media sosial, menambah waktu pelayanan hingga pukul 20.00 WIB hingga Sabtu dan Minggu di Kantorpos. 

"Kami juga menambah petugas atau juru bayar serta mendatangi perusahaan atau komunitas," kata Haris. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antata

KKP Siap Kawal Mutu Produk Perikanan di IKN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:33 WIB
Selain itu, pengendalian mutu produk perikanan turut dilakukan melalui sertifikasi secara...
MI/AGUNG WIBOWO

Menparekraf Minta Wisman tidak Ragu Berkunjung ke Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:40 WIB
Saat ini, pemerintah bersama semua pihak terkait sedang menyusun aturan detail dan SOP aktivitas wisata yang dapat menjamin keamanan serta...
Ist

Gandeng Seniman Milenial Lokal, Foot Locker Hadirkan Gerai 'Power Store' Menarik

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 22:23 WIB
Pada hari ini atau Jumat (12/9), Foot Locker Indonesia membuka gerai terbesarnya di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya