Jumat 04 November 2022, 17:12 WIB

Pos Indonesia Kebut Penyaluran BSU untuk 3,6 Juta Penerima

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pos Indonesia Kebut Penyaluran BSU untuk 3,6 Juta Penerima

dok.PT Pos Indonesia
Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sedang melakukan verifikasi data di depan pegawai PT Pos Indonesia.

 

PT Pos Indonesia (Persero) kembali mendapatkan amanah dari pemerintah, dalam hal ini melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Pos Indonesia kembali dipercaya untuk menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 3,6 juta penerima yang terdata sebagai pekerja, se-Indonesia. BSU mulai disalurkan serentak di seluruh kantor pos di Indonesia sejak Rabu (2/11/2022).

"Karena ini program nasional, program besar, kita koordinasi tetap dengan stakeholder terkait. Kita lakukan evaluasi harian, kita melakukan vidcon (video conference) dengan teman-teman lapangan untuk melihat progres dari penyaluran ini termasuk juga nanti akan ada info masalah atau kendala yang ada di lapangan seperti apa sehingga kita bisa carikan solusi yang terbaik teman-teman memang sudah terbiasa melakukan penyaluran bantuan, semoga penyaluran Bantuan Subsidi Upah ini bisa terlaksana dengan lancar seperti penyaluran bantuan sebelumnya," kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris, dalam keterangannya, yang dikutip pada Jumat (4/11/2022)

Haris mengatakan penyaluran BSU ini menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pos Indonesia (persero). Di samping merupakan tugas dalam lingkup kerja yang pertama, juga terkait terbatasnya data penerima BSU.

Pihaknya berkoordinasi dengan Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan dan PIC (person in charge) berbagai perusahaan tempat penerima BSU bekerja, untuk memastikan karyawan atau pekerja tersebut, dan berikut kota / lokasi tempat bekerja masing-masing penerima BSU. Sejauh ini, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada penerima BSU, untuk mengecek apakah mereka masuk dalam daftar penerima BSU.

Adapun alur pengecekan BSU, masyarakat bisa mengecek informasi melalui situs bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, bsu.kemnaker.go.id

Jika sudah dinyatakan sebagai penerima subsidi upah, penerima BSU dapat memastikan apakah yang bersangkutan terdaftar sebagai penerima BSU di Pos Indonesia dengan melakukan pengecekan NIK e-KTP melalui aplikasi PT Pos yaitu Pospay. Tentunya, dengan mengunduh aplikasi Pospay terlebih dahulu dan kemudian mengklik tombol informasi  warna merah pada tampilan awal Pospay di pojok kanan bawah dan mengklik logo Kemnaker. Selanjutnya calon penerima BSU dapat memilih opsi "BSU Kemnaker 1" pada kolom "Jenis Bantuan". Berikutnya, pengguna diminta menyiapkan e-KTP dan mengklik tombol "Ambil Foto Sekarang".

Ikuti saja petunjuknya, dengan mengklik tombol kamera dan hasil foto e-KTP dan usahakan harus jelas agar terbaca sistem. Pengguna telah melengkapi seluruh data penerima dan klik lanjutkan.

Jika NIK dan data lain yang di-input sesuai dengan data penerima BSU Kemnaker, maka pada aplikasi Pospay penerima BSU akan muncul QRCode pada aplikasi Pospay.

Haris menegaskan kepada seluruh penerima BSU telah dibuatkan rekening secara kolektif, namun Pos Indonesia membantu proses pencairan dana BSU secara tunai kepada para penerima BSU. Untuk itu pihaknya akan menyesuaikan lokasi pembayaran dengan perusahaan masing-masing.

Jika dalam satu perusahaan terdapat jumlah penerima BSU yang dinilai cukup (sedikitnya 20 orang),  maka pihak Kantorpos akan menerjunkan petugas langsung ke titik lokasi, seperti perusahaan, pabrik, atau kantor di mana pekerja atau karyawannya menerima BSU.

"Saya contohkan ada perusahaan ritel yang pegawainya ada 6.000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Misalnya di satu titik ada 100 dimungkinkan petugas kami yang akan datang," ujar Haris.

Atau calon penerima bisa mendatangi langsung kantor pos setempat. Penerima BSU menunjukkan QRCode yang ditampilkan melalui aplikasi Pospay.

Bagi calon penerima BSU yang tidak memiliki ponsel, petugas akan membantu melakukan pengecekan NIK melalui aplikasi Danom Satuan. Kemudian QRCode di-scan (pindai) petugas menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC).

Lebih lanjut, petugas melakukan verifikasi atas data penerima BSU dan identitas fisik penerima BSU.  Jika terverifikasi atau tervalidasi, maka dilakukan pengambilan foto e-KTP asli penerima BSU dan penerima BSU melakukan tandatangan kwitansi di hadapan petugas. Terakhir, petugas menyerahkan BSU kepada penerima sebesar Rp 600 ribu kepada pekerja yag bergaji maksimal Rp3,5 juta per bulan, dengan syarat harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022. (OL-13)

Baca Juga: Para Pekerja Diminta untuk Gunakan Kanal Resmi BSU

Baca Juga

Dok Kemenparekraf

Inilah Upaya Kemenprekraf Tingkatkan Keterampilan SDM Pariwisata, Termasuk Tour Leader

👤Iis Zatnika 🕔Kamis 01 Desember 2022, 07:23 WIB
Terdapat dokumen CBS Sektor Pariwisata yang telah berusia lebih dari lima tahun, sehingga perlu dilakukan kaji...
Antara/Muhammad Adimaja

Dana Menumpuk Akibat Serapan Seret, Kemenkeu : Timbulkan Opportunity Lost

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 01 Desember 2022, 00:21 WIB
Pemda diharapkan segera melaksanakan kontrak dan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa setelah perubahan...
Dok.Ist

Jasa Interior Ini Banjir Pesanan Sejak  Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 23:30 WIB
Hal lain yang membuat CG Interior lebih unggul adalah manufaktur dari mebel dan perabotan yang dilakukan sendiri di pabrik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya