Kamis 10 November 2022, 20:50 WIB

Erick Thohir Minta PT Pos Bangun dari Tidur

Meilani Teniwut | Ekonomi
Erick Thohir Minta PT Pos Bangun dari Tidur

MI/Meilani Teniwut
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) di acara SATU Festival

 

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT Pos Indonesia bangun dari tidur karena dipercaya memiliki potensi yang luar biasa.

"Saya selalu bilang PT Pos ini memiliki potensi yang luar biasa. Cuma harus bangun dari tidurnya. Seperti BUMN-BUMN lain yang sepertinya tertidur. Saya yakin kalau ini akan dijadikan sebuah platform dan logistic base. PT Pos punya kekuatan dan bisa bersinergi dengan private sector dan small medium entrepreneurship," kata Erick pada acara Satu Festival Indonesia di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Kamis (10/11). 

PT Pos Indonesia bekerja sama dengan Microsoft Indonesia resmi memperkuat kemitraan kedua organisasi lewat SATU festival untuk menghadirkan digital imperative bagi Indonesia. Festival Satu Karya yang dilaksanakan di Pos Bloc ini dulunya merupakan gedung peninggalan Belanda yang difungsikan sebagai kantor pos kala itu.

Kini, Pos Bloc menjadi wadah bagi masyarakat untuk menggelar acara seni, budaya, hiburan hingga bisnis yang melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Erick pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran PT Pos yang menyediakan layanan logistik berbasis paltform. Pun terjadi pengoptimalan berbagai aset yang dimiliki.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran PT Pos yang mungkin kebanyakan merasa ini jadi tempat buangan, padahal tidak," ucapnya.

Baca juga: PT Pos Indonesia Percepat Prinsip Industri Hijau Dalam Jalankan Bisnis Logistik

Erick menambahkan, saat ini Indonesia dari segi ekonomi akan terus tumbuh 5% dalam setiap tahun sampai 2045. Meskipun dilanda banyak sekali badai. 

"Di tengah badai ini, dengan data-data yang kita punya, ada potensi yang luar biasa. Cuma akan terdistrupsi," ungkapnya.

Erick menyebut Indonesia memiliki dua kekuatan luar biasa, namun selama ini belum disadari. Padahal potensi tersebut bisa diindustrialisasi agar mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Saya bilang Indonesia punya dua kekuatan yang luar biasa. Satu yang namanya sumber daya alam, kedua yang namanya market. Tetapi selama ini tidak disadari. Ini semua harus diindustrialisasi agar menjadi sumber bagi pertumbuhan ekonomi, bukan hanya mengirimkan raw material atau sekadar bangga marketnya besar," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Moat Angga

Sah, Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam Tidak Dibawah OJK

👤Mediandonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 00:09 WIB
Kemenkop akan mengajukan RUU Koperasi yang salah satu poinnya adalah pembentukan Otoritas Pengawas...
Antara

Pemerintah Siapkan Program B35 untuk Tangkal Krisis Energi

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:54 WIB
Airlangga menyebut cara tersebut bisa mengurangi jumlah impor minyak mentah untuk penyediaan bahan bakar minyak jenis...
Ilustrasi

2.109 Debitur Ikut Program Keringanan Utang Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:48 WIB
Kriteria untuk bisa mengikuti program keringanan utang tersebut yakni apabila kepengurusan piutangnya telah diserahkan kepada Panitia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya