Senin 31 Oktober 2022, 21:22 WIB

Mentan SYL Tegaskan Pasokan Beras Aman

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan SYL Tegaskan Pasokan Beras Aman

MI/Dwi Apriani
Pemkab OKI menggelar acara Panen Raya sawah IP 200 di Desa Tugu Agung, Kecamatan Lempuing, pada Agustus lalu.

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menegaskan bahwa pasokan dan jumlah stok beras nasional tahun ini dalam kondisi aman. Tidak ada kelangkaan apalagi kekurangan.

Menurut SYL, data BPS terbari menyebutkan stok beras di masyarakat sampai April tahun ini mencapai 10,15 juta ton. Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring panen raya yang akan berlangsung pada musim rendengan ini.

"Puncak panen pertama kita itu Januari-April 18 juta lebih dan panen kedua  sekitar Agustus 13 juta lebih. Nah oleh karena itu setara berasnya 32 juta sekian dan yang kita makan kurang lebih 30 juta sekian. Artinya apa? overstok kita cukup," ujar SYL, Jumat, 28 Oktober 2022.

Dilihat dari yang ada saat ini, panen raya Jawa Timur pada September-Desember tahun ini mencapai 1,15 juta ton, kemudian Jawa Tengah mencapai 1,01 juta ton, Jawa Barat 1,5 juta ton dan Sulawesi Selatan 1,6 juta ton.

Baca juga: Bulog Sulit Serap Gabah Petani, HPP jadi Kambing Hitam

Dengan catatan ini, SYL berharap Bulog melakukan penyerapan hingga 1,5 juta ton dan pembelian di atas HPP.

"Jadi kalau ada yang bilang terjadi penipisan beras suruh datang ke Kementan dan akan sayantunjukan di mana tempatnya. Kan Bapak Presiden juga melakukan cek setiap minggu," katanya.

Yang terbaru, kata SYL, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) saat ini mencapai 43 ribu ton atau meningkat dari stok beras Rata-rata yang hanya 30 ribu ton. 

Dia pun berharap semua pihak membeli beras petani sebagai ungkapan terimakasih atas produksi yang dilakukan selama ini.

"Saya punya harapan para gubernur dan para bupati tidak hanya menunggu Bulog, tetapi  juga masing-masing harus punya bufferstok. Mari kita segera beli beras rakyat, beras para petani sebagai rasa terima kasih kita yang mendorong mereka terus berproduksi," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Indonesia baru saja ditetapkan sebagai negara tropis terbaik dunia dalam melakukan sistem ketahanan pangan. Terbaru, Indonesia juga diberikan penghargaan FAO karena mampu mewujudkan swasembada beras selama 3 tahun berturut-turut.

"Jadi kita ini adalah negara tropis terbaik dalam melakukan sistem ketahanan pangan nasional. Tentu saja kita juga menjadi model dunia," katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. Ganda Land

Ganda Land Gandeng Ascott Operasikan Oakwood Hotel & Apartment di Bali

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 23:30 WIB
Portofolio itu bertajuk Oakwood Hotel & Apartment Benoa Bali yang merupakan sebuah pengembangan privat premium residen resor pertama...
HO

Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, BSI Luncurkan Program Muda Berbagi

👤Widhoroso 🕔Kamis 08 Desember 2022, 22:58 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), BSI Maslahat, dan Rabu Hijrah meluncurkan...
DOK INPP

Menumbuhkan Properti, Membangun Negeri 

👤Gana Buana 🕔Kamis 08 Desember 2022, 22:49 WIB
INPP memiliki perjalanan panjang sebagai perusahaan yang bergerak di bidang properti untuk terus membangun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya