Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Perbankan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan secara triwulanan (qtq) penyaluran kredit baru pada triwulan III 2022 tumbuh positif. Hal ini terindikasi dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru sebesar 88,1%, tetap tumbuh positif meski lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 96,9%.
"Pertumbuhan kredit baru terindikasi terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tercermin dari nilai SBT yang seluruhnya tercatat positif," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dilansir dari keterangan resmi, Jumat (21/10).
Lebih lanjut, pada triwulan IV 2022, BI memperkirakan penyaluran kredit baru akan tumbuh lebih tinggi, terindikasi dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 90,0%.
Standar penyaluran kredit pada triwulan IV 2022 juga diprakirakan sedikit lebih longgar dibandingkan periode sebelumnya.
Hal ini terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) negatif sebesar -1,9%. Kebijakan penyaluran kredit diprakirakan lebih longgar, terutama pada aspek biaya persetujuan kredit.
"Hasil survei menunjukkan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 8,5% (yoy) atau meningkat dibandingkan 5,2% (yoy) pertumbuhan pada 2021," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: JOB Tomori Bantu Fasilitas Infrastruktur bagi Suku Loinang Banggai
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian DKI Jakarta pada triwulan II 2024 tumbuh sebesar 4,90% (yoy) atau meningkat dari triwulan sebelumnya 4,78%.
Bank Indonesia mencatata utang luar negeri Indonesia menurun menjadi US$396,3 miliar.
Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bakal melambat pada triwulan IV 2022 menjadi 5,3% setelah di triwulan III mencatatkan pertumbuhan 5,72%.
MENPERIN Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa sektor industri pengolahan nonmigas tumbuh signifikan pada triwulan III 2022. Ini menandakan aktivitas sektor manufaktur tumbuh.
Kinerja bank bjb selama Triwulan III 2022 mampu tumbuh positif di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan inflasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved