Selasa 08 November 2022, 08:37 WIB

Menperin: Sektor Industri Tumbuh 4,83 Persen pada Triwulan III 2022

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Menperin: Sektor Industri Tumbuh 4,83 Persen pada Triwulan III 2022

dok.Ant
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita tiba untuk mengikuti Rakornas di Istana Negara Selasa (14/6/2022).

 

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa sektor industri pengolahan nonmigas tumbuh signifikan pada triwulan III 2022, yakni sebesar 4,83 persen atau lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu yang 4,12 persen.

Hal tersebut menandakan bahwa aktivitas sektor manufaktur di Tanah Air terus menggeliat di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

"Alhamdulillah, pertumbuhan industri manufaktur pada triwulan III 2022 yang 4,83 persen juga lebih baik dibandingkan periode sebelumnya pada triwulan II 2022 yang mencapai 4,33 persen," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Menperin memberikan apresiasi kepada para pelaku industri di Indonesia yang masih bergairah di tengah lesunya perekonomian global.

Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui pelaksanaan berbagai program dan kebijakan strategis.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan nonmigas menjadi sektor yang konsisten dalam memberikan kontribusi paling besar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Pada triwulan III 2022, sumbangsih sektor manufaktur mencapai 16,10 persen, naik dibanding triwulan II 2022 di angka 16,01 persen.

"Dengan adanya andil besar dari sektor industri manufaktur, ekonomi kita terus tumbuh positif, yang pada triwulan III 2002 mencapai 5,72 persen, lebih tinggi daripada triwulan sebelumnya (5,45 persen). Bahkan, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sekitar 3,51 persen. Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dibanding negara-negara lain," ungkap Agus.

Adapun beberapa sektor industri yang mencatatkan kinerja pertumbuhan yang gemilang pada triwulan III 2022, antara lain industri logam dasar yang tumbuh sebesar 20,16 persen.

Capaian itu didorong oleh peningkatan produksi besi dan baja serta naiknya permintaan dari luar negeri.

Selanjutnya, industri mesin dan perlengkapan yang tumbuh sebesar 17,67 persen, disusul industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik (12,56 persen), serta industri alat angkutan (10,26 persen).

"Pertumbuhan pesat di subsektor ini karena adanya kebijakan pemerintah meningkatkan permintaan domestik. Antara lain ketika kita melakukan relaksasi PPnBM, yang dampaknya luar biasa terhadap market, dan juga program P3DN yang turut mendorong penyerapan produk dalam negeri," papar Agus.

Berikutnya, subsektor industri yang terindikasi terdampak melemahnya perekonomian global, misalnya industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, industri barang galian bukan logam, serta industri furnitur.

"Kita akan kembalikan lagi kinerjanya agar lebih baik. Melambatnya ini antara lain karena permintaan dari luar negeri terganggu karena tekanan ekonomi global, khususnya di Eropa. Selain itu inputnya yang cukup tinggi, berkaitan bahan baku baik ketersediaan maupun harga. Salah satunya karena menguatnya dolar Amerika Serikat," ujarnya. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Benih dan Induk Ikan Unggul Siap Topang Ekonomi Biru

Baca Juga

Ist

Industri Kosmetik Tumbuh 20,6%, Jasper Skincare Giat Berinovasi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 19:13 WIB
Jasper Skincare melakukan seluruh service saat pandemi melalui online seperti kerja sama dengan transportasi berbasis online untuk...
MI/Anggoro

Dinilai Prospektif, Hilirisasi Butuh Konsistensi Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 09 Desember 2022, 19:12 WIB
Prospek hilirisasi sumber daya alam (SDA) dalam pipeline pemerintah oleh 23 perusahaan besar cukup...
Antara

Ekspor Produk Mainan Tembus US$383 Juta

👤Ficky Ramadhan 🕔Jumat 09 Desember 2022, 19:02 WIB
Jenis produk mainan yang paling banyak diekspor di antaranya boneka, stuffed toy dan mainan model yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya