Minggu 02 Oktober 2022, 21:50 WIB

Kementan Atasi Permodalan Petani Milenial dengan TaniAKUR

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Atasi Permodalan Petani Milenial dengan TaniAKUR

dok.ist
Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso memaparkan bahwa KUR memudahkan petani milenial mengakses modal usaha di sektor pertanian.

 

MENTERI Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan terus mendorong pelaku usaha dan petani untuk meningkatkan produktivitas dan skala usahanya.

Berbagai upaya pun dilakukan, salah satunya mendekatkan dan membuka akses permodalan melalui perbankan. Saat ini  Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat menjadi salah satu solusi bagi petani serta pengusaha pertanian di Indonesia, termasuk petani milenial.  

“Jika menengok serapan KUR Pertanian 2021, maka track record-nya terbilang cukup baik,” kata Mentan.

Dari target Rp70 triliun, ternyata yang terserap mencapai Rp85,6 triliun atau 122%, Mentan pun berharap, KUR dapat mendongkrak kinerja pertanian, khususnya di tahun anggaran 2022, seiring dengan upaya penguatan produksi pangan, nilai tambah, dan daya saing produk pertanian tersebut.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa beberapa tahun terakhir, dunia sedang mengalami krisis pangan yang harus diantisipasi cepat, salah satunya dengan memperkuat ketahanan pangan.

“Tiga tahun terakhir ini kita sudah dibantai oleh pandemi Covid-19 yang telah meluluhlantakkan semua sendi kehidupan, belum lagi ancaman climate change dan perang ukraina rusia yang berdampak pada produksi dan produktivitas pertanian dan berujung pada ancaman krisis pangan, urai Dedi.

Dedi menandaskan bahwa sesungguhnya TaniAkur adalah program pembangunan wirausaha muda pertanian, “saya yakin seyakinnya bahwa program TaniAkur ini dapat menjawab tantangan pembangunan pertanian kita. Ingat keberlanjutan pertanian kita tergantung regenerasi petani kita. Disaat yang sama pembangunan pertanian kita juga tergantung dengan kesuksesan program agribisnis pertanian.”, tegasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus di memasifkan informasi terkait Kredit Usaha Rakyat berupa Program Tani Akur yang merupakan Program dari Kementerian Pertanian (Kementan). Program Tani Akur sendiri salah satunya dilaksankan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan.

Melalui program strategi TANI AKUR, Kementan menjadikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu sumber pembiayaan yang dapat mempermudah akses Petani Milenial terhadap pembiayaan dari perbankan penyalur KUR dan akan berdampak pada meningkatnya produktivitas sektor pertanian nasional.

Salah satu pengusaha pertanian millenial yang telah mengembangkan usahanya melalui KUR adalah Muhammad Husni Thamrin. Ia menjelaskan tentang awal mula  pengembangan usaha melalui KUR yang diberikan oleh Kementan, khususnya dalam pengembangan usaha dalam sektor peternakan sapi.

“Pertanian dan peternakan di Kalimantan Selatan akan sangat menjanjikan dan menguntungkan. Sebab, kedepannya Ibu Kota Negara akan pindah ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan sebagai Provinsi tetangga harus mampu mencukupi dan sebagai penyangga kebutuhan pangan bagi IKN baru ini”, terang Husni.

Maka oleh sebab itu Husni mengajak petani yang ada di Kalimantan Selatan untuk mengakses KUR ini untuk nantinya dapat mengembangkan usaha pertaniannnya, yang nantinya Kalimantan Selatan bisa menyuplai kebutuhan pangan di IKN baru di Kalimantan Timur.

Selain M Husni Thamrin yang menjadi narasumber dalam MAF Volume 3 Edisi 37 yang dilaksanakan di SMK-PPN Negeri Banjarbaru, Sabtu (1/10) terdapat juga Buyung Yudi Gunawan dari dunia perbankan sebagai narasumber.

Buyung Yudi Gunawan selaku Branch Manager BSI Martapura, memberikan informasi terkait akses KUR bagi petani yang ada di BSI Martapura.

"Jangan takut untuk datang ke perbankan khususnya dalam mengakses KUR dengan limit bisa sampai Rp.500 juta yang telah di programkan oleh Kementan ini. Kami mengajak seluruh petani agar dapat mengakses KUR ini, khususnya di BSI Martapura. Sebab tujuan dari KUR ini agar petani menjadi Tani yang Mandiri dan menjadi Tani yang Sejahtera”, ujar Buyung. (OL-13)

Baca Juga

Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:47 WIB
BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka yang terkena PHK itu harus segera ditangani dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan...
Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya