Sabtu 10 September 2022, 19:00 WIB

Mentan SYL Ajak Alumni SPP Makassar-Gowa Hidupkan Sektor Pertanian Indonesia

mediaindonesia.com | Ekonomi
 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Pertanian Pembangunan dan Sekolah Pertanian Menengah Atas (IKA SPP SPMA) untuk menghidupkan sektor pertanian Indonesia dalam mengantisipasi krisis pangan global yang kini mengancam dunia.

"Pertanian itu membutuhkan kebersamaan karena semua orang menggunakannya. Termasuk kita yang merupakan keluarga besar sekolah pertanian," ujar SYL saat menghadiri reuni akbar IKA SPP SPMA Makassar-Gowa, Sabtu (10/9).

SYL mengatakan, sektor pertanian menjadi penting karena selama ini terbukti menjadi bantalan ekonomi negara. Pertanian juga sukses menjadi penyangga ekonomi keluarga. Karena itu, SYL berharap IKA SPP SPMA turun langsung dalam proses pembangunan pertanian.

"Kita buat gugus tugas yuk. Kita buat pertanian ini jadi hidup. Pertanian itu menguntungkan, Bapak. Pertanian itu untuk anak cucu kita. Kita tanami semua pekarangan rumah kita, tanami itu lahan lahan sempit kita. Kita jadikan Indonesia kuat dan tahan pangannya," katanya.

Baca juga: Hadapi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Dorong Unhas Jadi Pilar Pertanian di KTI

"Alhamdulillah di tiga tahun terkahir mampu menunjukan perkembangan yang cukup signifikan. Bahkan Baru-baru ini Indonesia diberikan penghargaan sistem ketahanan pangan yang baik dan juga sebagai negara yang mencapai swasembada," jelasnya.

"Sekarang kita tidak impor lagi tuh. Over stok kita sampai 7 juta. bahkan tahun ini saja sampai Agustus kita masih punya stok 10 juta. itulah kenapa kita mendapatkan penghargaan dari IRRI sebagai negara swasembada. Tahun depan kalau kita bersama bukan hanya padi yang swasembada tapi juga semua pangan kita swasembada," jelasnya.

Ketua IKA SPP SPMA Makassar-Gowa, Lutfi Halide menyampaikan terimakasih atas dukungan Mentan Syahrul terhadap alumni SPP SPMA.

Dia berjanji, arahan tersebut akan menjadi penguat dalam mewujudkan sistem ketahanan pangan berkelanjutan untuk mengantisipasi krisis global.

"Semua arahan bapak menteri akan kami laksanakan. Saya kira pertanian menjadi penting karena sejauh ini terbukti menjadi andalan Indonesia. Pertanian selalu hadir menjadi solusi bagi setiap persoalan bangsa. Kita siap melangkah lebih maju lagi," katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar.

IHSG Ditutup Melemah Seiring Penaikan Agresif Suku Bunga Global

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 17:12 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/9) sore ditutup turun seiring penaikan suku bunga yang agresif...
Antara/Reno Esnir.

Rupiah Awal Pekan Tertekan Didominasi Faktor Eksternal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 16:58 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (26/9)...
Antara

Semester I 2022, Jasa Marga Cetak Laba Bersih Rp734,8 Miliar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 September 2022, 16:55 WIB
Capaian positif tersebut disokong mobilitas masyarakat dan beroperasinya ruas tol baru. Pada semester I 2022, pendapatan usaha Jasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya