Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog menyatakan kondisi ketahanan pangan Indonesia cukup aman. Hal itu tercermin dari kemampuan produksi bahan pangan utama, seperti beras dan jagung, yang baik.
"Untuk beras stoknya sangat kuat, tidak perlu khawatir. Bahkan, kita berpeluang melakukan ekspor. Untuk jagung, ini sangat berpeluang untuk diekspor, karena surplus sampai 3 juta ton," jelas Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog Budi Cahyanto, Jumat (19/8).
Adapun stok beras di sejumlah gudang Bulog saat ini berkisar 1,1 juta ton. Jumlah itu sesuai dengan amanat yang diberikan pemerintah, rekomendasi Food and Agriculture Organization (FAO) dan studi kecukupan stok beras oleh Universitas Gadjah Mada.
Baca juga: Presiden: Gunakan Dana Tidak Terduga untuk Tangani Inflasi
Indonesia merupakan negara terbesar kedua sebagai produsen beras, dengan posisi di bawah Tiongkok. Kapasitas produksi beras nasional dapat mencapai 35 juta ton per tahun. Itu melampaui kebutuhan konsumsi nasional sekitar 31-32 juta ton per tahun.
Surplus beras itu sedianya dapat diarahkan untuk ekspor ke negara yang membutuhkan pasokan beras. "Orientasi beras ekspor itu beras yang memang khusus ada di Indonesia. Itu tantangan ke depan, bagaimana Bulog membuka peluang ekspor," pungkas Budi.
Baca juga: Penghargaan IRRI Bukti Lumbung Beras Indonesia Aman
Menyoroti komoditas jagung, Indonesia secara rerata mampu berproduksi hingga 24,27 juta ton pada 2014-2018. Bahkan, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mengurangi impor jagung dari 3,5 juta ton menjadi 800 ribu ton.
Komoditas jagung sebetulnya belum menjadi bahan pangan utama di Indonesia. Sebab, jagung lebih banyak digunakan sebagai pakan hewan ternak. Doni menyebut salah satu kendala di sektor jagung ialah kurangnya corn drying center (CDC).
"Kita kekurangan dryer. Jagung ini ketika sudah dipanen harus dikeringkan, supaya tidak terkena jamur. Bulog terus mempersiapkan diri untuk menyediakan dryer," sambungnya.(OL-11)

Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan aman menjelang Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memberikan harapan membuncah bagi masyarakat terkait stok bahan pangan melimpah sampai Lebaran 2026.
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved