Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DOMINASI perbankan di sektor keuangan Indonesia dinilai mencerminkan ketimpangan. Untuk itu, pemerintah berupaya untuk memperdalam dan memperluas instrumen lain, agar ada pertumbuhan yang merata di sektor tersebut.
"Sektor keuangan didominasi industri perbankan, sementara sumber pendanaan jangka panjang masih terbatas," ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat kerja dengan Baleg DPR RI, Kamis (18/8).
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, aset perbankan pada 2020 mencapai 76,7% dari total aset sektor keuangan senilai Rp12.162 triliun. Sementara itu, aset asuransi hanya 7,4%, aset dana pensiun 8,7%, aset lembaga pembiayaan 4,9% dan aset dari industri lain hanya 2,2%.
Baca juga: Bank Indonesia: Inflasi Tahun Ini akan Melebihi Batas Atas Sasaran
Adapun besaran aset perbankan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 59,5%. Lalu, kapitalisasi pasar modal tercatat 48,3% terhadap PDB, aset industri asuransi 5,8% terhadap PDB dan aset dana pensiun 6,9% terhadap PDB.
"Sektor keuangan Indonesia relatif dangkal dibandingkan dengan negara lain di ASEAN-5. Sektor perbankan mendominasi, ini jangka pendek. Padahal, pembiayaan pembangunan membutuhkan sumber pendanaan jangka panjang," jelas Suahasil.
Menurut dia, rendahnya aset industri keuangan selain perbankan sedianya menggambarkan potensi pendalaman yang cukup besar. Oleh karena itu, dibutuhkan pengaturan yang dapat memperdalam instrumen di sektor keuangan, sehingga perbankan tidak selalu mendominasi.
Baca juga: BSI Mau Rights Issue, Terbitkan 6 Miliar Saham Baru
Perbankan dinilai masih memiliki persoalan struktural yang mengakibatkan inefisiensi. Misalnya, overhead cost perbankan cukup tinggi, jika dibandingkan negara di kawasan. Biaya tinggi juga diikuti net interest margin (NMI) yang tinggi, serta menunjukkan efisiensi intermediasi rendah. Akibatnya, tingkat suku bunga pinjaman menjadi lebih tinggi.
"Rerata tingkat suku bunga pinjaman di Indonesia itu 8,59%. Ini tertinggi di ASEAN-5," imbuhnya.
Pemerintah melihat potensi besar pada nasabah perbankan dengan jumlah simpanan besar. Dalam hal ini, untuk melakukan diversifikasi instrumen investasi dari jangka pendek ke jangka panjang. Sebab, 0,07% dari total nasabah perbankan memiliki nominal simpanan lebih dari Rp2 miliar, dengan jumlah simpanan mencapai Rp4.606,8 triliun.(OL-11)
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved