Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DOMINASI perbankan di sektor keuangan Indonesia dinilai mencerminkan ketimpangan. Untuk itu, pemerintah berupaya untuk memperdalam dan memperluas instrumen lain, agar ada pertumbuhan yang merata di sektor tersebut.
"Sektor keuangan didominasi industri perbankan, sementara sumber pendanaan jangka panjang masih terbatas," ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat kerja dengan Baleg DPR RI, Kamis (18/8).
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, aset perbankan pada 2020 mencapai 76,7% dari total aset sektor keuangan senilai Rp12.162 triliun. Sementara itu, aset asuransi hanya 7,4%, aset dana pensiun 8,7%, aset lembaga pembiayaan 4,9% dan aset dari industri lain hanya 2,2%.
Baca juga: Bank Indonesia: Inflasi Tahun Ini akan Melebihi Batas Atas Sasaran
Adapun besaran aset perbankan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 59,5%. Lalu, kapitalisasi pasar modal tercatat 48,3% terhadap PDB, aset industri asuransi 5,8% terhadap PDB dan aset dana pensiun 6,9% terhadap PDB.
"Sektor keuangan Indonesia relatif dangkal dibandingkan dengan negara lain di ASEAN-5. Sektor perbankan mendominasi, ini jangka pendek. Padahal, pembiayaan pembangunan membutuhkan sumber pendanaan jangka panjang," jelas Suahasil.
Menurut dia, rendahnya aset industri keuangan selain perbankan sedianya menggambarkan potensi pendalaman yang cukup besar. Oleh karena itu, dibutuhkan pengaturan yang dapat memperdalam instrumen di sektor keuangan, sehingga perbankan tidak selalu mendominasi.
Baca juga: BSI Mau Rights Issue, Terbitkan 6 Miliar Saham Baru
Perbankan dinilai masih memiliki persoalan struktural yang mengakibatkan inefisiensi. Misalnya, overhead cost perbankan cukup tinggi, jika dibandingkan negara di kawasan. Biaya tinggi juga diikuti net interest margin (NMI) yang tinggi, serta menunjukkan efisiensi intermediasi rendah. Akibatnya, tingkat suku bunga pinjaman menjadi lebih tinggi.
"Rerata tingkat suku bunga pinjaman di Indonesia itu 8,59%. Ini tertinggi di ASEAN-5," imbuhnya.
Pemerintah melihat potensi besar pada nasabah perbankan dengan jumlah simpanan besar. Dalam hal ini, untuk melakukan diversifikasi instrumen investasi dari jangka pendek ke jangka panjang. Sebab, 0,07% dari total nasabah perbankan memiliki nominal simpanan lebih dari Rp2 miliar, dengan jumlah simpanan mencapai Rp4.606,8 triliun.(OL-11)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
Penyidik mendalami peran konsultan dalam menjembatani komunikasi wajib pajak dengan petugas.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved