Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAS dan mi shirataki, di kalangan masyarakat Indonesia, kini sedang naik daun. Jenis pangan ini dianggap mampu menggantikan kandungan karbohidrat dalam menu makanan sehari-hari. Namun, konsumen panganan porang atau shirataki ini harus mengetahui sebelumnya, kandungan apa saja yang terdapat di dalam beras shirataki dan mi shirataki tersebut.
Presiden Direktur PT Ambico, Johan Soedjatmiko Ishii menyampaikan, kandungan yang terdapat dalam tepung glukomanan --bahan pembuat shirataki-- adalah air dan fiber. Di mana, dalam 100 gram tepung glukomanan itu sama dengan 80 gram fiber murni.
“Sejak awal kami menjual produk Ambico, pengetahuan tentang tepung glukomanan atau porang atau shirataki ini dalam satu tahun sudah habis-habisan mengedukasi masyarakat tentang apa itu porang,” kata Johan dalam wawancara virtual dengan Tim Media Indonesia, Selasa (9/8).
Johan mengatakan, banyak orang di Indonesia salah memahami bahwa 1 kilogram ubi bisa menghasilkan 1 kilogram beras. Padahal, dari 1 kilogram ubi ini hanya bisa menghasilkan 50 gram tepung konjak. Sedangkan untuk membuat 100 gram beras shirataki dibutuhkan 30 gram lebih tepung konjak.
“Memang harganya lebih karena bahannya harus lebih banyak, ditambah prosesnya harus buat mi basah dulu terus kita keringkan dan lain-lain. Itu banyak pengetahuan-pengetahuan yang salah kaprah. Ambico ini bukan produk diet, tapi produk yang bisa dikonsumsi sehari-hari karena membantu pemenuhan serat.” jelas Johan.
Johan menyarankan, konsumen setia shirataki mencampurkan beras porang dengan beras lainnya juga. Agar, kandungan gizi dan mineral yang ada di dalam beras tetap bisa dirasakan oleh tubuh.
“Kita di awal membuat produk ini untuk itu untuk diperkenalkan di masyarakat Indonesia menjadi salah satu bahan pangan penyeimbang setelah makanan-makanan utamanya Indonesia, dari awal berpikirnya seperti itu, bukan untuk makanan diet,” jelas dia.
Hanya saja, memang saat mengonsumsi beras shirataki secara rutin dalam waktu tertentu akan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Misalnya seperti gula darah turun dan berat badan juga turun.
“Nah, kalau sudah begitu jangan diteruskan. Jangan dijadikan utama. Kalau saya sarankan campur sama nasi setengah-setengah. Kami sudah cukup mengedukasi masyarakat dan di dalam kampanye media sosial juga kami tidak pernah menyebut ini produk diet,” tambah Johan.
Seperti yang diketahui, PT Ambico mengeluarkan beberapa produk pangan berbahan porang. Di antaranya adalah mi shirataki kering dan basah serta beras shirataki. Ada pula shirataki berbentuk kotak yang biasa digunakan untuk bahan pengganti daging, bakso, dan tahu.
Terobosan
Ke depan, lanjut Johan, perusahaan akan mengambangkan bentuk baru dari pangan shirataki. Rencananya akan ada terobosan beras shirataki instan yang bisa dikonsumsi tanpa harus dimasak. Sehingga lebih praktis dan mudah dibawa ke mana saja.
“Kita masih develop dan kalau tidak ada halangan akan rilis tahun depan, kita masih investasi alatnya dan riset lebih jauh,” ungkap Johan.
Selain itu, PT Ambico juga telah bekerja sama dengan perusahaan dalam negeri lainnya untuk memaksimalkan produk berbahan shirataki. Bahkan produk tersebut sudah lama beredar di pasaran. Johan mengaku ke depan pihaknya akan mengembangkan produk untuk membuat snack rendah kalori berbahan dasar porang.
“Dalam waktu dekat akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan lokal untuk mengembangkan produkproduk konyaku dan shirataki untuk masyarakat Indonesia,” tandas dia. (Gan/OL-10)
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Satgas Pangan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang.
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal mengonsumsi makanan bergizi atau rutin berolahraga. Banyak orang sudah mengetahui pentingnya dua hal tersebut, tapi justru membahayakan jantung.
Anak yang tengah sakit influenza sering kali mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi tubuh yang tidak nyaman membuat mereka sulit mengonsumsi makanan seperti biasanya.
Mulai usia 40? Inilah 8 makanan sehat pilihan ahli gizi—dari minyak zaitun hingga ikan berlemak—yang bantu cegah penyakit dan jaga tubuh tetap bugar.
Temukan 6 menu makanan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, termasuk es loli berry, salad kale, dan mangkuk quinoa untuk pola makan seimbang.
BANYAK cara untuk mendukung HUT ke-80 Kemerdekaan RI di beberapa daerah. Salah satunya membuat masakan bagi pendukung upacara penurunan bendera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved