Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI Gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Fitri Hudayani menyarankan orangtua bisa menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seperti yang disediakan sekolah untuk anak.
Berkaca dari Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah yang kini sudah berjalan di sekolah, Fitri mengatakan hal itu bisa menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan orangtua dalam mendorong agar anak memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
"Makanan yang disajikan melalui program makanan bergizi yang diberikan di sekolah akan menjadi media edukasi yang sangat baik di mana anak akan menghafal jenis makanan yang dikonsumsi untuk keseharian juga besar porsinya," kata Fitri, Rabu (12/6).
Fitri mengatakan langkah yang dapat dilakukan orangtua dalam mendorong anak supaya terbiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi antara lain melalui pembelajaran dari kebiasaan sehari-hari seperti dengan melihat makanan yang biasa dikonsumsi.
Dalam hal ini, orangtua terutama ibu juga bisa mencontoh dari pola makanan yang diberikan di sekolah dengan mengadopsi pola tersebut ke rumah.
"Misalnya selain ada nasi sebagai makanan pokok juga ada lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah serta minum air putih," ujar dia.
Lebih lanjut, Fitri juga merekomendasikan menu makanan bergizi sederhana untuk anak yang bisa diterapkan orangtua di rumah dengan menyajikan bahan makanan yang beraneka ragam.
Semisal jika menu daging semur dapat diganti menjadi opor ayam, ikan bumbu kuning atau telur bumbu tomat, untuk lauk nabati seperti tempe bacem bisa diganti dengan tahu bumbu, perkedel kacang merah.
"Begitu juga dengan sayur dapat divariasikan sesuai dengan ketersediaan dan jangan lupa untuk membiasakan anak mengonsumsi
buah-buahan," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved