Senin 08 Agustus 2022, 16:46 WIB

Sri Mulyani Klaim Perekonomian Indonesia Sudah Pulih seperti pra-Covid

Mediaindonesia | Ekonomi
Sri Mulyani Klaim Perekonomian Indonesia Sudah Pulih seperti pra-Covid

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Pool
Menteri Keuangan Sri Mulyani

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa perekonomian Indonesia sudah kembali mencapai level sebelum pandemi Covid-19 merebak atau pra-Covid.

"Perekonomian Indonesia sudah mencapai pra-Covid level dihitung dari sisi GDP-nya, baik tahun 2021 maupun 2022. Sementara dari sisi defisit APBN-nya relatif moderat," kata Sri Mulyani dalam keterangan pers selepas sidang kabinet paripurna tentang Nota Keuangan dan Rencana APBN 2023 yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo, Senin.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa perekonomian Indonesia berdasarkan besaran PDB kuartal II 2022 mencapai Rp4.919,9 triliun atau tumbuh sebesar 5,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu BPS mencatat perekonomian Indonesia 2021 berdasarkan PDB mencapai Rp16.970,8 atau tumbuh sebesar 3,69 persen, dengan rincian PDB per kapita senilai Rp62,2 juta atau 4.349,5 dolar AS.

Menteri Keuangan (Menkeu) mengaku pertumbuhan ekonomi 5,44 persen pada kuartal II 2022 menjadi sebuah capaian impresif yang melampaui perkiraan optimistis pemerintah.

"Seperti kemarin dilihat dari pertumbuhan ekonomi di Kuartal II yang mencapai 5,44 persen dan ini adalah pertumbuhan yang impresif tinggi, karena tahun lalu di Kuartal II itu pertumbuhannya cukup tinggi di 7,1," katanya.

Baca juga: PEN Bakal Berakhir, Pemerintah Diminta Siapkan Paket Kebijakan Baru

"Jadi baseline-nya sudah tinggi tahun lalu di Kuartal II dan tahun ini bisa 5,44 persen. Bahkan (itu) di atas perkiraan optimistis kami 5,2 persen, ternyata 5,44 persen," ujar Menkeu menambahkan.

Pemerintah, lanjut Sri Mulyani, akan berusaha untuk mempertahankan ekonomi di level yang baik untuk sisa Semester II tahun 2022.

"Ekonomi 2022 sudah dalam posisi yang baik dan harus terus dipertahankan dalam Semester II," ujarnya.

Guna mendukung hal tersebut, menurut Sri Mulyani membutuhkan faktor-faktor sisi domestik mengingat lingkungan global masih diliputi ketidakpastian.

Sri Mulyani mengingatkan arahan Presiden yang meminta kepada segenap kementerian dan lembaga pemerintah bisa merealisasi belanja pemerintah tahun 2022 dengan fokus membeli produk-produk yang memiliki kandungan lokal tinggi.

"Ini akan bisa mendukung pemulihan ekonomi yang semakin kuat di Kuartal III dan IV, pada saat lingkungan global sedang mengalami kecenderungan gejolak," kata Sri Mulyani.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Antara

JFHTF Pastikan Kesiapan Dunia Hadapi Pandemi Berikutnya

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 13:34 WIB
Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan melanjutkan penyelenggaraan Pertemuan G20 Joint Finance and Health Task Force (JFHTF) ke-6...
Dok.Ciputra

Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Disambut Antusias Pengembang

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 13:21 WIB
Adanya Tol Gilimanuk-Mengwi membuat properti di Bali semakin menarik karena harga properti akan terus...
Ist/Kementan

Peringati Hari Rabies Sedunia, Kementan Gelar Vaksinasi Hewan Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 13:16 WIB
Kementan perkuat pengendalian Rabies di Provinsi Bali dengan melakukan gerakan vaksinasi hewan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya