Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan produktivitas sektor minyak dan gas bumi nasional. Komitmen itu diwujudkan melalui ragam kebijakan dan program yang telah dijalankan.
Kebijakan itu diantaranya yakni optimalisasi produksi lapangan eksisting, transformasi resources to production, hingga peningkatan teknologi bersih seperti carbon capture and storage/carbon capture utilization and storage.
Baca juga: Gobel: Investasi Jepang Harus Perkuat SDM Indonesia
Sedangkan dari sisi insentif, pemerintah telah memberikan kebijakan berupa penundaan sementara pencadangan biaya kegiatan pasca operasi atau Abandonment and Site Restoration (ASR) dan pengecualian PPN LNG.
Selain itu, diberikan pula insentif berupa pembebasan biaya pemanfaatan barang milik negara yang akan digunakan untuk kegiatan hulu migas, penundaan atau pengurangan hingga 100% pajak-pajak tidak langsung, penerapan insentif investasi, dan penerapan volume gas yang dapat dijual dengan harga pasar.
"Dengan adanya insentif yang diberikan Pemerintah tersebut, diharapkan dapat mendorong perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama meningkatkan produksinya sehingga target lifting migas sebesar 1 juta barel perhari (BPH) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) dapat tercapai pada tahun 2030," ujar Airlangga dalam acara Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) II Usaha Hulu Migas Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh SKK Migas, Kamis (28/7).
Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan tentang krisis energi global saat ini yang menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap penggunaan bahan bakar energi fosil berupa minyak dan gas bumi masih tinggi. Hal tersebut juga menjadi tantangan dan kesempatan bagi SKK Migas untuk dapat mendorong peningkatan produksi Kontraktor Kontrak Kerja Sama.
"Sektor hulu migas diharapkan dapat mendorong industri-industri penunjang lokal untuk tumbuh dan semakin berkembang melalui pemanfaatan penggunaan produk dalam negeri, sehingga peran industri penunjang lokal di dalam perekonomian nasional dan daerah akan semakin meningkat," imbuhnya.
"Hal tersebut dapat diwujudkan dalam keterlibatan industri hulu migas secara langsung terhadap peningkatan P3DN. Dengan semakin meningkatnya kemampuan pemasok lokal, maka industri hulu migas juga diharapkan akan semakin efisien," lanjut Airlangga.
Dia menambahkan, kontraktor migas perlu menetapkan standar yang tinggi bagi rekanan yang menjadi mitranya. Industri penunjang lokal juga perlu untuk meningkatkan kapasitas agar mampu memenuhi standar kualitas tersebut, terutama yang terkait dengan faktor keamanan (safety) agar mampu bersaing dengan perusahaan asing. Hal tersebut penting, mengingat salah satu karakter industri hulu migas yang berisiko tinggi.
Berkenaan dengan transformasi industri hulu migas Indonesia, Airlangga mengatakan bahwa transformasi tersebut didorong untuk menciptakan value added dan value creation yang dapat menjadi solusi bagi para Kontraktor Kerja Sama migas untuk dapat melakukan eksplorasi dan eksploitasi dengan memenuhi standar kualitas, standar keselamatan, serta harga yang ekonomis guna dapat memenuhi titik keekonomian yang tepat.
"SKK Migas diharapkan dapat tetap menjadi pendorong tumbuhnya hulu migas, terutama dalam melakukan perencanaan, pengawasan, hingga evaluasi, termasuk terhadap tumbuhnya industri penunjang dalam negeri. Sebagai sektor yang padat modal, maka potensi perputaran ekonominya menjadi sangat besar yang menjadi titik tolak tumbuhnya perekonomian nasional," terang Airlangga.
Sementara itu terkait transisi energi yang juga tengah dilakukan Indonesia, Airlangga mengatakan bahwa transisi energi tersebut diarahkan untuk dilakukan secara bertahap. Untuk itu, hingga beberapa tahun mendatang peran migas masih sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi Indonesia, termasuk dalam menggerakkan perekonomian nasional.
"Industri hulu migas masih tetap menjadi komponen penting dalam pengembangan industri nasional di masa depan, sekalipun tren global saat ini mengarah kepada transisi energi yang lebih bersih," pungkas dia. (OL-6)
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved