Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KEMENTERIAN Koperasi dan UMKM (Kemenkop dan UKM) pada Desember 2021 mencatat bahwa terdapat sekitar 16 juta pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang sudah masuk dalam ekosistem digital. Angka ini baru 25% dari total 64 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemenkop dan UKM menargetkan 30 juta pelaku UMKM untuk masuk dalam ekosistem digital pada 2024. Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk turut mendorong transisi ini melalui program UMKM Pasar Rakyat Go Digital.
Kegiatan itu merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) di bidang ekonomi untuk melakukan pemberdayaan digital (digital empowerment) kepada para pelaku UMKM binaan Sinar Mas Land sebagai upaya optimalisasi pemasaran produk. Program tersebut dilaksanakan sejak Juni hingga akhir 2022 di Pasar Modern BSD City yang terdiri atas 809 pelaku UMKM meliputi pedagang lapak, kios, ruko, selasar, dan tenda.
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, mengatakan pihaknya mendorong pelaku UMKM khususnya yang bernaung di proyek kami yakni Pasar Modern BSD City untuk mengoptimalkan potensi dan produktivitas melalui platform digital. Program ini merupakan bentuk dukungan perusahaan agar UMKM bisa berakselerasi, meningkatkan daya saing, hingga memperluas akses pasar mereka seiring dengan perkembangan era digital. "Pelaksanaannya di Pasar Modern BSD City merupakan pilot project yang nanti kami sebar luaskan ke pasar di township lain agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas."
Baca juga: Sinar Mas Land dan Mitra Belanja Anda Bangun Superstore Premium GrandLucky
Program pemberdayaan digital berfokus pada empat hal yakni Edukasi Literasi Digital, Edukasi UMKM Dompet Digital, Edukasi UMKM Toko Online, dan Asistensi UMKM Pasar untuk mengakses pembiayaan usaha. Program ini diimplementasikan secara kolaboratif dengan berbagai mitra dari bank terpercaya di Indonesia yang menyediakan layanan QRIS untuk melakukan transaksi secara digital di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Selain itu, ada sesi yang dilaksanakan dalam kerja sama dengan beberapa perusahaan rintisan digital (start-up) hingga institusi pendidikan yakni Titipku, Sayurbox, dan Binus University.
UMKM Pasar Rakyat Go Digital merupakan salah satu langkah inisiatif perusahaan untuk turut berkontribusi terhadap target B20 Digitalization Task Force dalam hal penyediaan ekonomi digital untuk pemberdayaan UMKM, yakni Policy Action 5.1 dan Policy Action 5.2. Policy Action 5.1 meliputi peningkatan keterampilan digital pelaku UMKM untuk menggunakan produk dan layanan digital serta peningkatan keterampilan digital pelaku UMKM agar mereka dapat bernavigasi ke dunia maya dengan aman dan cermat. Policy Action 5.2 mencakup percepatan inovasi yang bertanggung jawab dan adopsi digital oleh UMKM dengan cara mempromosikan kebijakan untuk menyediakan akses ke platform digital yang dapat membantu membangun pasar yang kompetitif serta peningkatan upaya untuk menyediakan pembiayaan yang berkelanjutan dan adil. (RO/OL-14)
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 dan menjadi wujud nyata komitmen perusahaan.
PELAKU UMKM harus memahami cara membangun branding yang tepat.
Program ini mempertemukan 30 UMKM terpilih hasil kurasi nasional binaan BUMN untuk dibekali wawasan, strategi, dan akses pasar internasional.
SELEBRITAS Raffi Ahmad mengatakan, salah satu kunci penting dalam mengembangkan suatu usaha, terutama UMKM, yakni berkolaborasi.
Kegiatan ini menutup seri pelatihan yang sebelumnya telah digelar di Palembang, Makassar, Lombok, Bali, dan Medan
Indonesia bidik hub data center Asia Tenggara 2030 senilai US$365 miliar. Regulasi, energi hijau, dan infrastruktur jadi kunci percepatan.
Jumlah pengguna e-commerce di Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan, dengan peningkatan 11,2% secara tahunan.
Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai Rp1.860 triliun pada 2024, yang setara dengan 8,4 persen dari PDB nasional. Sektor ini diproyeksikan tumbuh dengan angka 5%-6% per tahun.
Plt. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, Sonny Sudaryanah, membuka seminar dengan keynote remarks.
Kekuatan bisnis yang telah terbentuk selama bertahun-tahun perlu dioptimalkan melalui inovasi dan digitalisasi agar tetap relevan, berdaya saing, dan siap bersaing di pasar global.
Kedaulatan ekonomi digital Indonesia semakin penting di tengah laju digitalisasi dan ketidakpastian global.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved