Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, Astra Financial kembali menghadirkan inisiatif sosial berkelanjutan melalui program I Care I Share. Tahun ini, program difokuskan pada pemberdayaan dan pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkolaborasi dengan Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra.
Menurut Presiden Direktur PT Sedaya Multi Investama, Hugeng Gozali, ini merupakan wujud komitmen dan kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya di masyarakat.
"Program ini sebagai bentuk kontribusi Astra Financial dalam melakukan pembinaan UMKM, sehingga dapat menciptakan nilai yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat," ungkap Hugeng saat penandatanganan Nota Kesepahaman bagi UMKM Rumah Batik Cikuya untuk periode 2025-2027 di booth Astra Financial, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Senin (4/8).
Pernyataan senada diungkapkan Direktur PT Sedaya Multi Investama, Widya Adi Tjahjono. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan 2030 Sustainability Aspirations, yakni senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, salah satunya melalui program I Care I Share.
"Selain itu, program tahun ini juga sejalan dengan inisiasi yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat UMKM di Indonesia sebagai bagian dari semangat untuk mendukung ekonomi nasional," ujar Widya.
Kolaborasi antara Astra Financial dan Yayasan Astra ini menjadi momentum penting dalam memperkuat UMKM di Indonesia. Melalui kerja sama ini, tidak hanya akan mendorong semangat para UMKM binaan Yayasan Astra, tetapi juga menginspirasi UMKM di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa banyak pihak yang peduli dan mendukung keberlanjutan pelaku UMKM, serta menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan turut membina UMKM di Indonesia secara berkelanjutan.
Pernyataan senada diungkapkan Direktur PT Sedaya Multi Investama, Widya Adi Tjahjono, bahwa kegiatan ini sejalan dengan 2030 Sustainability Aspirations, yakni senantiasa berkomitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, salah satunya melalui program I Care I Share ini.
"Selain itu, program tahun ini juga sejalan dengan inisiasi yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat UMKM di Indonesia sebagai bagian dari semangat untuk mendukung ekonomi nasional," ujar Widya.
Kolaborasi antara Astra Financial dan Yayasan Astra ini menjadi momentum penting dalam memperkuat UMKM di Indonesia. Melalui kerja sama ini, tidak hanya akan mendorong semangat para UMKM binaan Yayasan Astra, tetapi juga menginspirasi UMKM di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa banyak pihak yang peduli dan mendukung keberlanjutan pelaku UMKM, serta menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan turut membina UMKM di Indonesia secara berkelanjutan.
Bertepatan dengan penyelenggaraan GIIAS, Astra Financial bersama Yayasan Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, menghadirkan Program I Care I Share yang ditujukan untuk memberikan dampak bagi masyarakat di sekitar wilayah Tangerang. Rumah Batik Cikuya merupakan UMKM yang memberdayakan masyarakat lokasi di Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.
Rumah Batik Cikuya menjalankan konsep sosio-entrepreneurship. Tujuannya tidak hanya untuk berbisnis, tetapi juga untuk mengatasi isu-isu sosial dan lingkungan di sekitar desa. Mereka memberikan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk menjadi perajin batik, sehingga bisa menambah keahlian dan penghasilan. Hal ini menunjukkan peran pentingnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi pelaku UMKM Rumah Batik Cikuya agar dapat tumbuh secara mandiri, khususnya dalam usaha batik yang membawa corak budaya Cikuya. Sebagai bagian dari rangkaian program I Care I Share, pada 28 Juli lalu, Astra Financial mengadakan workshop Batik Crafting yang melibatkan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudotul Anwar dan para pengrajin batik Cikuya. Hasil karya tersebut selanjutnya dilelang dan berhasil terjual dengan harga sebesar Rp20 juta. Hasil lelang tersebut selanjutnya disalurkan kepada dua penerima, yaitu Rumah Batik Cikuya dan MI Raudlatul Anwar. (E-4)
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
BSKDN Kemendagri menyoroti berbagai praktik baik (best practices) yang dilakukan pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran.
Kerja sama ini diwujudkan melalui kunjungan program Social Innovation Mission di Indonesia.
MOMENTUM libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved