Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PERFORMA positif yang dibukukan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan.
Hal tersebut dibuktikan salah satunya adalah dengan dinobatkannya VICI sebagai Emiten Terbaik di tahun 2022 oleh Majalah Investor untuk kategori Sektor Rokok, Farmasi & Keperluan Rumah Tangga.
Penghargaan bertajuk “Emiten Terbaik 2022” ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki performa paling gemilang di sepanjang tahun lalu.
Direktur Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), Billy Hartono Salim, menyambut baik penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja Perseroan yang sangat baik di tahun lalu. Ini menjadi modal kuat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi di masa datang.” ujar Billy Hartono Salim dalam keterangan pers, Rabu (27/7).
Ke depannya, ia menambahkan bahwa Perseroan akan terus berusaha untuk mempertahankan pertumbuhan yang agresif dengan berbagai cara.
Salah satunya adalah dengan melakukan berbagai inovasi dalam mengeluarkan produk baru yang melengkapi jajaran produknya di pasaran dan sesuai dengan permintaan pasar.
“Dalam kondisi seperti ini, inovasi harus terus ada dan konsumen juga menginginkan sesuatu yang baru. Sehingga inovasi ini jadi hal penting yang selalu kami tekankan pada seluruh tim untuk terus menghadirkan sesuatu yang baru dan sesuai dengan trend di pasar," jelasnya.
"Kami terus memacu tim untuk selalu menghadirkan inovasi baru yang dibutuhkan dan bermanfaat untuk masyarakat banyak,” imbuh Billy.
Penghargaan Emiten Terbaik 2022 sendiri didapat dengan melewati tahapan seleksi dan peringkat yang mengacu pada beberapa kriteria,.
Kriteria itu di antaranya adalah (1) return saham selama satu tahun (1 April 2020 – 31 Mei 2021), (2) likuiditas saham dan (3) volatilitas saham untuk periode yang sama, (4) pertumbuhan penjualan tiga tahun, (5) net operating margin (NM), (6) return on equity (ROE), (7) asset turn over (ATO), dan (8) pertumbuhan laba operasi tiga tahun.
Lebih lanjut, penghargaan ini juga didapat tak hanya berdasarkan hasil pemeringkatan saja, tapi juga ditambah dengan hasil polling terhadap 200 responden (analis, manajer investasi, dana pensiun, asuransi, investor individu, dan pengamat pasar modal).
Seperti diketahui, di tahun lalu, PT Victoria Care Indonesia Tbk sukses membukukan pencapaian positif di tengah pandemi Covid-19 dengan mencatatkan pertumbuhan double digit dengan peningkatan penjualan sebesar 10,2% menjadi Rp1,15 triliun dari raihan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp1,04 triliun.
Secara keseluruhan, di tengah berbagai dinamika, Perseroan juga berhasil meraih laba kotor sebesar Rp573,78 miliar atau naik 10,5%.
Lebih lanjut, Perseroan juga mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 19,5% menjadi Rp177,2 miliar pada tahun 2021 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp148,4 miliar.. (RO/OL-09)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved