Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pegadaian bersama Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) melakukan kegiatan penyerahan nota kesepahaman (MoU) bertempat di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (26/7).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak tentang Sinergi Bisnis Produk dan Layanan Pegadaian Syariah.
Dalam kerja sama tersebut, sudah dilakukan penekenan kerja sama yang dilakukan lebih awal pada Senin (25/7).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah dengan Ketua Umum DPP Hebitreb Hasib Wahab Chasbullah di Kantor Pusat Pegadaian.
Dalam kegiatan ini, PT Pegadaian diwakili oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Ferry Hariawan bersama Ketua Umum DPP Hebitrwn Hasib Wahab Chasbullah melakukan penyerahan nota kesepahaman kerja sama tersebut.
Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian Eka Pebriansyah menyambut baik kerjasama sama ini. Menurut Eka, dengan jaringan luas yang dimiliki oleh Hebitren, dengan lebih dari sekitar 28 ribu pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia, akan menguntungkan kedua belah pihak.
"Saya berharap kerja sama ini bisa berkelanjutan dan berjalan dengan baik di lapangan, yang akan dibantu melalui kantor-kantor wilayah kami. Sehingga, kerja sama ini dapat memberi manfaat yang positif bagi para anggota Hebitren melalui produk Pegadaian mulai dari pembiayaan maupun yang ingin memiliki investasi,” ujar Eka
Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum DPP Hebitren KH. M. Hasib Wahab Chasbullah. Ia ingin Pegadaian dapat mendampingi Hebitren untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah di lingkungan pesantren, mulai dari pemberian literasi keuangan maupun sosialisasi program-program yang dimiliki oleh Pegadaian.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah menyambut baik kerjasama ini. Selain ingin menciptakan ekonomi pesantren yang berdaulat, mandiri dan berdaya saing tinggi, ke depan kami juga ingin bersinergi dalam pengembangan program memilah sampah menabung emas, yang bisa digerakkan di seluruh pesantren,” tandasnya.
Hingga saat ini Pegadaian telah bersinergi dengan 1.400 perusahaan baik dari BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya. Hal yang dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan Pegadaian. (Ant/OL-8)
Pesantren berperan besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dari pesantren lahir ulama, pemimpin masyarakat, dan tokoh yang menjaga nilai moral bangsa.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
PBNU menggelar Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
Pameran layanan khusus ini berlangsung mulai tanggal 2 hingga 14 Maret 2026, berlokasi tepat di depan Sport Station Margo City.
PT Pegadaian raih apresiasi sebagai institusi keuangan yang adaptif dan inovatif, dalam ajang bergengsi Indonesia Top Achievements of the Year 2026.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
PT Pegadaian mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber yang belakangan semakin marak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved