Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menegaskan pemerintah harus betul-betul memperhatikan banyak indikator baik dari dalam maupun luar negeri demi menjaga tingkat inflasi di Tanah Air.
Sebagaimana diketahui, saat ini, harga komoditas pangan dan energi di level global dalam posisi yang tinggi. Hal itu diperparah dengan kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga.
Cepat atau lambat, ucap Wimboh, semua masalah tersebut pasti akan berimbas pada kondisi perekonomian di Indonesia.
"Cepat atau lambat, ini akan berimbas pada perekonomian Indonesia. Inflasi pasti akan naik. Kemarin angka terakhir sudah 4,35%," ujar Wimboh selepas menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7).
Oleh karena itu, ia mengatakan pemerintah harus bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang terukur dan tepat. Tidak hanya pada sasarannya, tetapi juga pada waktu penerapannya.
"Harus ada kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran dan waktu. Segala sektor, terutama kebijakan moneter, kebijakan fiskal dan juga kebijakan sektor jasa keuangan, harus sejalan sehingga stabilitas bisa terjaga," ucapnya.
Baca juga: Di Tengah Inflasi Tinggi, Bahlil Optimistis Target Investasi Rp1.200 T Tercapai
Kunjungan Wimboh ke Istana Merdeka merupakan momentum untuk berpamitan kepada kepala negara. Sebagaimana diketahui, masa tugas Wimboh sebagai Ketua DK OJK serta seluruh jajarannya akan berakhir dalam sepekan ke depan.
Dalam momen tersebut, Wimboh mengaku dititipi pesan oleh presiden untuk membantu jajaran dewan komisioner baru pada masa transisi.
"Presiden berpesan, tolong pada jajaran yang baru diberikan pesan-pesan, kiat-kiat agar nanti bisa juga dilanjutkan dengan baik, terutama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan seperti sekarang ini," tukasnya.(OL-5)
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan puasa Ramadan.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved