Kamis 07 Juli 2022, 13:42 WIB

Menteri ATR Pastikan tidak Ada Pungli dalam Program PTSL

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Menteri ATR Pastikan tidak Ada Pungli dalam Program PTSL

Antara
Petugas menyiapkan sertifikat tanah lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 

MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengakselerasi pendaftaran bidang tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Tak hanya soal kuantitas, Hadi juga ingin memastikan proses pendaftaran di lapangan berjalan dengan baik, tanpa ada pungutan liar (pungli). Hal ini disampaikannya setelah menyerahkan sertifikat tanah hasil dari program PTSL di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

"Saya cek langsung ke masyarakat. Pertama, apakah dalam pengurusan PTSL ini ditarik biaya, mereka jawab gratis dan pelayanannya dibilang cepat sekali," ungkap Hadi dalam keterangan resmi, Kamis (7/6).

Baca juga: Menteri ATR Hadi Tjahjanto Optimistis 126 Juta Bidang Tanah Tersertifikasi

Pihaknya juga ingin memastikan terkait kabar adanya pungutan liar di lapangan. Namun, kabar tersebut ditepis langsung oleh masyarakat di hadapan Hadi, saat menerima sertifikat. Wilayah yang menerima sertifikat, yakni Kelurahan Jatiwarna dan Kelurahan Jatimelati.

"Terkait dengan pungutan liar, makanya saya datang ke sini. Saya langsung tanya kepada masyarakat. Sama sekali tidak ada pungutan dan semuanya gratis, dilayani dengan cepat," pungkasnya.

Baca juga: Empat Provinsi Rawan Karhutla Telah Berstatus Siaga

Hadi menilai pelaksanaan pengurusan sertifikat melalui PTSL sudah berjalan dengan baik. Dia pun berharap seluruh kepala kantor pertanahan mempercepat perolehan bidang tanah yang ditargetkan 126 juta bidang, di mana saat ini sudah terealisasi 80 juta.

"Kurang 46 juta bidang. Kita kejar terus, supaya paling tidak setiap kota dan kabupaten lengkap," imbuh Hadi.

Lebih lanjut, dia mengatakan setiap wilayah kabupaten/kota diharuskan melengkapi daftar pertanahan, dengan memetakan wilayah yang sudah tersertifikasi. Sehingga, masyarakat memiliki kepastian hukum hak atas tanahnya.(OL-11)


 

Baca Juga

Antara

Berhasil Swasembada Beras, Jokowi Dapat Penghargaan IRRI

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 13:35 WIB
Badan Pusat Statistik mencatat, dalam kurun 2019 hingga 2022, produksi beras nasional stabil di angka 31,3 juta...
Antara

Kemenhub: Kenaikan Tarif Ojol Diundur Sementara

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:59 WIB
Berdasarkan hasil peninjauan kembali Kemenhub, diperlukan waktu yang lebih panjang untuk melakukan sosialisasi Kepmenhub Nomor 564...
Ist

TNI AD Tingkatkan Ketahanan Pangan Bersama Kepala BPIP 

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 10:15 WIB
TNI Angkatan Darat menanam jagung di lahan milik PTPN seluas 1.140 hektare di Kampung Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya