Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN pesawat, Boeing tidak ikut mendaftarkan dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda Indonesia. Padahal piutang Boeing mencapai US$822 juta atau Rp10 triliun lebih
Pengamat penerbangan Gerry Soejatman menghubungkan ini dengan skandal Boeing 737 Max yang memakan korban akibat kecelakaan fatal beberapa waktu lalu.
Kata dia, piutang antara Boeing dan Garuda harus dijabarkan secara detail dulu. Jika masalah piutang ini terkait pesanan pesawat tipe 737 MAX, Boeing kemungkinan memutuskan tidak mengejar piutang itu untuk diselesaikan.
"Ini bisa jadi menyangkut fallout yang terjadi akibat skandal dan krisis 737 Max, dan mungkin tidak ingin membuka luka lama. Tapi ini masih spekulasi," ujarnya kepada Media Indonesia, Minggu (19/6).
Diketahui bahwa pesawat Boeing 737 Max ini dipakai Lion Air saat terjadi kecelakaan Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018 dan tragedi lainnya ialah jatuhnya Ethiopian Airlines 302 pada 10 Maret 2019.
Dari 50 pesawat Boeing 737 Max yang dipesan Garuda Indonesia, sebanyak 49 unit pesawat itu dibatalkan pada 2019 lalu.
Gerry menuturkan, satu pesawat yang dipesan Garuda dianggap bukan masalah utang piutang antara Boeing dan maskapai nasional itu lagi, melainkan antara leasing dan Boeing.
Baca juga : Penipuan Kembali Marak, BPJS Ketenagakerjaan Imbau Masyarakat Tetap Waspada
"Yang masih menjadi masalah utang piutang antara Garuda dan Boeing adalah sisa dari pemesanan 737 Max yang dibatalkan oleh Garuda," terangnya.
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan utang terhadap Boeing tidak hanya soal pemesanan 737 Max.
"Macam-macam piutangnya," ujarnya tanpa menjelaskan detail.
Adapun kreditur yang tidak mengikuti tahapan voting PKPU, wajib mengikuti hasil PKPU setelah 30 hari diumumkan pengadilan. Jika Boeing menempuh langkah hukum lain selain PKPU di dalam negeri, Irfan menyatakan masih membahas lebih lanjut lagi.
"Soal Boeing nanti saya tanya ke ahli hukum dulu," kata Irfan.
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah mengesahkan proposal perdamaian dalam proses penundaan pembayaran kewajiban utang (PKPU) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dari 365 kreditur, sebanyak 347 (95,07%) kreditur menyetujui proposal PKPU yang disodorkan Garuda. (OL-7)
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Dalam banyak kasus, reaksi galak saat ditagih utang adalah respons stres akut (acute stress response) yang wajar.
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal selama perjalanan dalam mobil.
Kasus yang awalnya terlihat sebagai persoalan kecil, yakni penagihan oleh "mata elang" kepada kelompok tertentu, kemudian berkembang menjadi konflik kekerasan
AMERIKA Serikat (AS) menjadi penerima terbesar aktivitas kredit resmi Tiongkok di seluruh dunia, demikian menurut sebuah studi baru yang menelusuri arus pembiayaan Beijing.
TIONGKOK mengalihkan fokus pendanaan globalnya, dengan lebih dari tiga perempat kredit atau utang ke negara-negara barat berpendapatan menengah atas dan tinggi misalnya Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved