Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan, vaksin buatan dalam negeri untuk virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Indonesia, ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan atau Agustus 2022.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyebut, pembuatan vaksin itu dikerjakan oleh Pusvetma (Pusat Veteriner Farma) Kementan untuk jenis virus PMK yang terdeteksi di Indonesia ialah serotipe O/ME-SA/Ind-2001/e.
"Kami direkomendasikan vaksin dalam negeri yang dibuat langsung oleh Pusvetma yang ada di Surabaya. Tidak sempurna, tapi yakin bisa dilakukan maksimal," ungkapnya saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IV DPR RI, Senin (23/5).
Mentan mengatakan, virus PMK yang mewabah di Tanah Air ini meresahkan karena berdampak pada 3,9 juta ekor hewan ternak dengan jangkauan wilayah wabah di 15 provinsi.
Namun, pihaknya berupaya untuk mengatasi ha tersebut dengan membuat dan mengimpor vaksin untuk penyakit menular itu pada hewan ternak.
"Apa yang terjadi ini wanti-wanti. Kami tidak berniat menganggap PMK remeh, tapi kami berusahan obyektif melihat kondisi yang ada. (Pengadaan) vaksin kami berusaha maksimal," tegas Politikus NasDem ini.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini membacakan beberapa poin kesimpulan atas raker tersebut.
Seperti, Komisi IV DPR mewajibkan Kementan untuk mempercepat produksi vaksin sesuai serotipe virus PMK yang sedang mewabah dalam waktu tiga bulan.
"Serta melakukan program vaksinasi PMK secara massal kepada hewan ternak di wilayah wabah seluruh Indonesia," sebutnya.
Komisi IV DPR RI juga mendorong Kementan untuk meningkatkan pengendalian serta penguatan biosecurity dan lalu lintas ternak atau perdagangan hewan ternak antar daerah di seluruh wilayah Indonesia dari luar negeri.
Komisi itu juga merekomendasikan agar penyakit mulut dan kuku ditetapkan sebagai wabah. Sehingga, penanganan virus ini dapat diusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk menggunakan anggaran tanggap darurat.
"Anggaran itu di antaranya akan digunakan untuk percepatan produksi vaksin dan pemberian bantuan kepada peternak yang terdampak, termasuk pemusnahan hewan yang berjangkit," pungkasnya. (OL-12)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Kemenkes ingatkan potensi penularan campak saat mudik Lebaran. Simak imbauan vaksinasi dan tips cegah penularan campak saat berlibur bersama keluarga!
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Measles atau campak saat melakukan kegiatan silaturahmi pada perayaan Idul Fitri.
Munculnya bintik atau bercak merah pada kulit sering membuat orang tua khawatir, terutama jika terjadi pada anak-anak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit yang berbeda.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved