Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tuberkulosis (TBC) masih terus menjadi tantangan kesehatan global yang memerlukan perhatian serius. Setiap tahun pada tanggal 24 Maret, kita memperingati Hari TBC Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit ini dan memperkuat upaya pencegahannya.
TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang paru-paru. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jutaan orang di seluruh dunia terinfeksi TBC setiap tahunnya. Jika tidak ditangani dengan benar, penyakit ini bisa berakibat fatal.
TBC menular melalui udara ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara. Droplet yang mengandung bakteri dapat terhirup oleh orang lain, sehingga meningkatkan risiko penularan. Beberapa faktor risiko, seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah, gizi buruk, serta lingkungan yang padat dan kurang ventilasi, dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi TBC.
Untuk mencegah TBC, beberapa langkah yang disarankan antara lain:
Bagi penderita penyakit menular TBC, pengobatan dilakukan melalui terapi obat yang dikenal sebagai pengobatan DOTS (Directly Observed Treatment, Short-course) selama minimal enam bulan. Sangat penting bagi pasien untuk disiplin dalam mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter agar bakteri penyebab TBC dapat dihilangkan sepenuhnya dan tidak berkembang menjadi TBC yang resisten terhadap obat.
Hari TBC Sedunia ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya TBC serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan agar dapat ditangani sejak awal. Dengan perhatian dan kepedulian bersama, diharapkan angka kejadian TBC dapat terus menurun, dan Indonesia bisa bebas dari penyakit ini. (Halo Sehat/E-3)
KABUPATEN Karawang, Jawa Barat, memiliki target bebas tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 dan sedang berupaya mencapainya melalui berbagai program.
SEBANYAK 3.593 warga di Kota Tasikmalaya terindikasi positif mengidap penyakit tuberkulosis (TB) sejak Januari hingga November 2025.
Kementerian Kesehatan melakukan penyuluhan kepada masyarakat luas untuk pencegahan dan pemberantasan TBC.
Spesialis pulmonologi itu kini diberi tugas mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tuberkulosis (TBC).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas inovasi, konsistensi, dan kolaborasi Pemkot Tangsel dalam mendorong kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan dan sosialisasi TB (Tuberkulosis) atau TBC tersebut untuk mengantisipasi ppenularan.
Penemuan kasus baru Tuberkulosis (TBC) di daerah itu hingga Juli 2025 mencapai 550 kasus, bahkan ada pasien yang sudah menunjukkan resisten obat.
Kepala Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Murni Luciana Naibaho mengungkapkan, ratusan tokoh masyarakat dari tiga kelurahan yang dikukuhkan sebagai agen perubahan.
Indonesia menempati peringkat kedua kasus TB terbanyak di dunia. Polusi udara dan lingkungan tidak sehat meningkatkan risiko TB, terutama pada remaja.
ADA awal Desember 2024 ini saya dan Tim Airborne Infection Defence Platform (AIDP) melakukan kunjungan kerja lapangan ke Manila, Filipina.
Banyak bukti menunjukkan bahwa penderita Tuberculosis (TB) yang menjalani pengobatan dengan benar dan tepat dapat sembuh total.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved