Sabtu 21 Mei 2022, 16:50 WIB

Pengamat: Meniupkan Isu Politis Terkait Investasi Telkom pada GOTO Lebay

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pengamat: Meniupkan Isu Politis Terkait Investasi Telkom pada GOTO Lebay

dok.medcom
Ilustrasi: investasi

 

PERSOALAN impairment loss pada laporan keuangan Telkom terkait investasi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merupakan isu yang sangat berlebihan. Demikian ditegaskan Akademisi dan Pengamat Ekonomi, Andi Desfiandi.

Dosen di Institut Informatika & Bisnis Darmajaya ini menyayangkan, yang meniupkan isu tersebut adalah politisi atau pihak-pihak yang tidak memahami mengenai portfolio saham serta kinerja investasi, dan hanya sekadar membuat riuh jagat maya.

Perlu menjadi perhatian dan pemahaman bersama bahwa nilai saham yang diinvestasikan akan fluktuatif sesuai harga pasar saham tersebut dan dicatatkan di neraca saat periode tutup buku, inifujofo sifatnya hanya "berpotensi rugi/unrealized loss" atau "berpotensi untung/unrealized gain".

"Artinya, ini baru potensi rugi/untung karena nilai saham saat pencatatan neraca harga sahamnya lebih rendah/lebih tinggi dari harga akuisisi awal. Baru dianggap rugi/untung apabila portfolio saham tersebut benar benar dijual sehingga akan muncul kerugian atau keuntungan dari hasil penjualan saham tersebut," jelas Andi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/5).

Dalam akuntansi, unrealized loss/unrealized gain biasanya tidak dicatatkan dalam laporan laba rugi, tetapi masuk ke pendapatan menyeluruh (comprehensive income). Sebab, aset saham biasanya masuk ke akun tersedia untuk dijual atau available for sell saat dibeli.

Sebagai catatan, Telkom tahun lalu juga mencatatkan unrealized gain sebesar Rp2,5 Triliun atas inveatasi saham GOTO dan itu juga hanya bersifat "potensi".

Penurunan nilai saham tersebut akan benar-benar menjadi kerugian atau tidak, bergantung pada saat penjualan aset tersebut dilakukan. Jika saham yang nilainya turun kemudian dijual pada posisi rugi, tentu kerugian akan menjadi terealisasi begitu juga sebaliknya apabila dijual dalam posisi untung. Sebaliknya, selama saham tersebut tidak dijual, maka tidak akan terjadi kerugian ataupun keuntungan alias hanya unrealized loss/unrealized gain.

Begitu halnya dalam kasus investasi saham Telkom pada GOTO yang sempat menurun tajam dalam 1 bulan lalu, dan sejak 2 pekan terakhir ini sudah rebound bahkan sudah bisa mencatatkan unrealized gain.

Perlu dipahami bersama juga bahwa Telkom/Telkomsel adalah investor jangka panjang dan memiliki banyak irisan bisnis dengan GOTO. Jadi bukan hanya sekedar portfolio apalagi trading saham jangka pendek. Sehingga keputusan investasi saham Telkom/Telkomsel pada GOTO adalah langkah strategis korporasi dalam menunjang visi dan misi Telkom/Telkomsel untuk jangka panjang dan bagi kepentingan kemajuan sektor digital nasional. (OL-13)

Baca Juga

Dok. BP Batam

BP Batam Raih Opini WTP Keenam Kalinya

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:24 WIB
Opini WTP diberikan atas Laporan Keuangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas...
Ist

Pameran Mommy N Me Sajikan Kebutuhan Ibu dan Anak

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:06 WIB
Dalam pameran Mommy N Me juga menghadirkan beragam program menarik baik belanja maupun edukasi siap manjakan keluarga muda...
Ist

Dorong Inklusi Keuangan, Aladin Bank Gandeng Perusahaan Ritel

👤mediaindonenesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 22:42 WIB
Hingga akhir 2020 penetrasi perbankan syariah di Indonesia masih tertahan di angka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya