Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMENTUM pemulihan ekonomi dunia menghadapi tekanan berat akibat konflik yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina. Tensi geopolitik di dua negara Eropa Timur itu berimbas pada pelambatan laju pertumbuhan ekonomi dunia.
Bahkan, International Monetary Fund (IMF) kembali mengoreksi angka prakiraan pertumbuhan ekonomi dunia ke level 3,6%. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN secara virtual, Rabu (20/4).
"Perang di Ukraina dan tensi geopolitik yang makin meningkat menimbulkan tekanan risiko yang makin besar terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. Ini menggambarkan bahwa momentum pemulihan ekonomi global mengalami tekanan yang sangat berat," ujarnya.
Baca juga: Menkeu: Indikator Perekonomian Indonesia Menguat
Akibat perang Rusia-Ukraina, sejumlah harga komoditas dunia mengalami peningkatan signifikan. Hal itu mengakibatkan inflasi di sejumlah negara, bahkan dunia terkerek.
Sri Mulyani mengatakan, IMF juga mengoreksi ke atas proyeksi tingkat inflasi beberapa negara akibat konflik tersebut.
Lembaga pemberi pinjaman itu memproyeksikan inflasi di negara-negara maju akan menjadi 5,7%. Sedangkan tingkat inflasi negara-negara berkembang diperkirakan akan berada di angka 8,7%.
"Jadi pertumbuhan ekonomi yang diharapkan naik malah menghadapi tekanan dam menurun. Dan yang seharsunya turun malah naik, inflasi diharapkan turun malah naik. Ini terjadi di hampir seluruh negara," kata Sri Mulyani.
Dia menambahkan, konflik Rusia-Ukraina memperparah kenaikan harga-harga komoditas dunia. Sebab, sebelum invansi terjadi, sejumlah harga komoditas dunia telah merangkak naik akibat adanya gangguan pasokan (supply disruption) yang terjadi karena tidak meratanya pemulihan ekonomi dunia.
Peningkatan harga yang cukup ekstrem, kata Sri Mulyani, terjadi pada komoditas energi dan pangan. Mulai dari feronikel, nikel, gas batu bara, minyak bumi, Crude Palm Oil (CPO), gandum, hingga jagung.
"Kenaikannya itu ekstrem dan cepat, ini menimbulkan syok di hampir semua negara," kata dia.
Karenanya sejumlah bank sentral di dunia mulai mengetatkan kebijakan moneternya untuk mengendalikan kenaikan inflasi. Penaikan suku bunga acuan dan pengetatan likuiditas mulai dilakukan bertahap untuk mendapatkan stabilitas perekonomian.
Namun, di saat yang sama, pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan sejumlah negara, utamanya negara maju dapat mengganggu laju pemulihan ekonomi. Karenanya dibutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik guna mencapai pemulihan ekonomi dunia yang merata.
Khusus di Indonesia, kata Sri Mulyani, kebijakan fiskal dan moneter akan dibuat sedemikian rupa untuk tetap mendukung pemulihan ekonomi nasional.
"Kita juga akan terus bersama-sama antara pemerintah dengan BI melakukan langkah-langkah untuk menjaga inflasi ini," pungkasnya. (OL-1)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved