Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai secara tegas meningkatkan pengawasannya melalui komunikasi, kolaborasi, dan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) lain. Hal ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam mendorong terwujudnya kerja sama positif seluruh elemen sebagai implementasi collaborative governance.
Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) bersama Bea Cukai Makassar dan Kanwil Pajak Sulselbartra melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIV/Hasanuddin, Makassar, Selasa (12/4). Tujuan kunjungan ini adalah untuk membahas berbagai tantangan di bidang pengawasan. Terlebih, Kodam XIV/Hasanuddin, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, dan Kanwil Pajak Sulselbartra memiliki daerah pengawasan yang sama, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
“Dalam menciptakan pengawasan yang terpadu, penting saling bertukar informasi dan menjalin komunikasi yang efektif, baik dari segi keamanan maupun hal-hal yang dapat dikembangkan dari setiap wilayah, sehingga program peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dapat terwujud,” ungkap Hatta Wardhana, Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai.
Baca Juga: Lewat Ekspor, Komoditas Perikanan dari Ambon Siap Banjiri Pasar Mancanegara
Serupa, pada Rabu (13/4), Bea Cukai Denpasar menerima kunjungan dari Satpol PP Provinsi Bali dalam rangka menjalin sinergi dan koordinasi untuk penegakan hukum atas barang kena cukai yang beredar di Bali. Hal ini dilakukan karena adanya keterbatasan anggota Bea Cukai Denpasar untuk melakukan pengawasan di seluruh Provinsi Bali sehingga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari aparat penegak hukum di daerah.
“Kegiatan kerja sama akan kami lanjutkan dengan sosialisasi terkait ketentuan cukai dan operasi bersama untuk memberantas rokok ilegal, rokok elektrik ilegal, dan minuman beralkhohol ilegal,” ujar Hatta.
Sementara di Bandar Lampung, Tim Penyidik Bea Cukai Lampung menyerahkan tersangka dan barang bukti atas dua berkas perkara pelanggaran di bidang cukai ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Rabu (13/4).Kegiatan ini merupakan tindak lanjut setelah terbitnya pemberitahuan bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dari Kejaksaan Tinggi Lampung.
Hatta mengatakan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti ini adalah hasil sinergi penindakan antara Bea Cukai Lampung dan Kanwil Bea Cukai Sumbagbar pada 18 Maret 2022 lalu.“Terkait dua perkara tersebut, kami telah menyerahkan dua orang tersangka berinisial M dan S serta barang bukti berupa 1.190.600 batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai berbagai merek. Dari pelanggaran ini ada potensi kerugian negara sebesar Rp953.986.000,” imbuhnya.
Dengan berbagai sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap berbagai pelanggaran khususnya di bidang cukai. Pengawasan dan penanganan perkara secara tegas ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum. “Kami harap sinergi ini dapat memberi dampak positif dalam mengurangi kasus pelanggaran di bidang cukai,” pungkas Hatta. (RO/OL-10)
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
Selain itu, terdiri atas 3 titik parkir, Privilege Parking Spot merupakan area parkir dedicated yang disediakan khusus untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus.
Menaker Ida menegaskan bahwa gedung WDC sebagai bentuk jawaban Pemerintah (BBPVP Bandung) terhadap kebutuhan anak-anak muda di Bandung dan sekitarnya.
Masakan yang dikurasi secara ahli oleh Chef Daniel Chaney, menjanjikan simfoni rasa yang akan membuat lidah Anda terpuaskan.
Bali Safari & Marine Park, salah satu taman safari terbesar di Indonesia, secara rutin mengadakan acara yang dikenal sebagai ‘Hari Harimau’ untuk menghormati dan menyelamatkan harimau.
Program Beasiswa The Future Leader (TFL) menawarkan beasiswa penuh untuk Magister Manajemen di PPM School of Management, yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu manajemen.
Menkeu Purbaya buka dugaan persekongkolan di balik penyegelan tiga gerai Tiffany & Co terkait kasus impor dan underinvoicing.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan yang dilakukan di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (13/2).
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved