Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan arus mudik Lebaran tahun ini akan disumbang terbanyak dari perjalanan darat, dengan terbanyak dari kendaraan pribadi.
Dari hasil survei Litbang Kemenhub, diprediksi ada 79,4 juta orang pergi mudik Lebaran dengan 13 juta di antaranya berasal dari wilayah Jabodetabek.
"Beberapa hal yang menjadi perhatian kami bahwa yang menggunakan kendaraan pribadi mobil dan motor sebanyak 40 juta," ungkap Menhub dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI secara virtual, Rabu (6/4).
Lalu untuk perjalanan darat dengan kendaraan umum diprekdisi sebanyak 26 juta orang, perjalanan udara sebesar delapan juta. Perjalanan kereta api dengan 8 juta orang dan perjalanan laut sebanyak 1,4 juta orang bakal pergi mudik Lebaran tahun ini.
Baca juga:Buka Penjualan Tiket Mudik Lebaran, Damri Siapkan 460 Bus
Adapun syarat utama mudik Lebaran 2022 ialah masyarakat yang sudah divaksin dua kali dan booster.
"Mayoritas 47% perjalanan mudik menggunakan jalur darat dan pribadi," jelas Budi.
Dari survei yang dilakukan Kemenhub juga menyebutkan puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 29-30 April dan puncak arus balik pada 8 Mei.
Menhub juga menyampaikan, asal perjalanan mudik berasal dari Jawa Timur Jabodetabek dan tujuan mudik terbanyak menuju Jawa Tengah.
"Tentu jalur-jalur itu kami minta tolong kepada Kementerian PUPR agar jalan tol yang ada di Jawa dilakukan perbaikan agar perjalanan menjadi baik," pungkasnya. (A-2)
Hasil evaluasi menyebutkan bahwa stok BBM nasional masih cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Sebagian warga memilih mudik lebih awal dengan tujuan favorit Sumatera dan Madura guna menghindari kemacetan dan lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, baik jalan non-tol maupun jalan tol. Hal itu guna mendukung kelancaran arus mudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan puncak kepadatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 akan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat pada periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
PT Jasa Marga membuka enam ruas tol sepanjang 198 km secara fungsional di Trans Jawa dan Trans Sumatera untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026.
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Data Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 123 juta orang melakukan perjalanan mudik pada 2023, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi.
Pertamina pun menegaskan telah mempersiapkan stok BBM dan LPG jauh hari sebelum perang Israel-Amerika lawan Iran.
Program Bengkel Persiapan Mudik akan dimulai pada 6–7 Maret 2026, sementara Bengkel Siaga Mudik beroperasi pada 14–20 Maret 2026 di berbagai titik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved