Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Inventor Indonesia (AII) menjembatani dan mempertemukan inventor inovasi sawit dan calon investor sehingga hasil riset dan inovasi dapat dikomersialisasikan dan digunakan untuk memajukan industri sawit di Tanah Air serta tidak berakhir di lembah kematian.
"Fungsi organisasi ini untuk menjadi mediasi atau jembatan antara inventor dan investor agar inventor itu mampu menyeberangi lembah kematian untuk TRL (Tingkat Kesiapterapan Teknologi) 7 menyeberang ke-8 dan ke-9," kata Ketua Umum AII Didiek Hadjar Goenadi dalam Webinar Penguatan Industri Kelapa Sawit Berbasis Teknologi Baru Hasil Riset di Jakarta, Rabu (30/3).
Didiek menuturkan di tahap TRL 7, biasanya inventor berhenti karena tidak mampu atau tidak memperoleh dukungan dana untuk bisa meningkatkan hasil riset dan inovasinya ke tingkat berikutnya yakni, TRL 8 dan TRL 9, yang sebenarnya ada di tahapan industri.
Oleh karenanya, inventor membutuhkan investor atau industri untuk berinvestasi dalam rangka meningkatkan TRL dari hasil riset dan inovasi tersebut.
Di sisi lain, industri melihat bahwa TRL 7 masih mengandung risiko besar untuk langsung bisa dikomersialisasikan sehingga mereka tidak mau terburu-buru berinvestasi pada tahap itu.
"Di sinilah peran AII untuk mendorong bagaimana TRL 7 itu bisa diarahkan ke-8 dengan mempertemukan inventor dan investor," tuturnya.
Baca juga: Asosiasi Inventor Temukan Inventor dan Investor untuk Hilirisasi Produk Sawit
Menurut Didiek, invensi-invensi yang mengarah pada peningkatan produktivitas industri kelapa sawit dan produk turunannya dan pengembangan industri sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan akan sangat dibutuhkan dalam memajukan industri sawit Indonesia.
Ia mengatakan upaya mengembangkan dan memajukan industri kelapa sawit di dalam negeri dan di kancah global membutuhkan sinergi dan kolaborasi para pemangku kepentingan khususnya BPDPKS dan industri untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Indonesia.
AII memfasilitasi 13 inventor periset Grand Riset Sawit untuk hilirisasi hasil penelitian, yang didanai BPDPKS, mulai dari plastik dari limbah sawit, limbah kelapa sawit menjadi material nano crystal, bioenergi hingga busa pemadam kebakaran dari minyak sawit.
Hasil riset dan inovasi tersebut sudah sampai TRL 7, yang berarti siap dikomersialisasi, tetapi belum sampai produk jadi.
Selanjutnya, AII akan mempertemukan masing-masing inventor dan calon investor potensial yang berminat untuk berdiskusi bersama secara lebih spesifik dan teknis dalam rangka menindaklanjuti kerja sama yang mungkin bisa dijalin antara inventor dengan perusahaan yang berminat dengan teknologi itu.
Tingkat Kesiapterapan Teknologi atau Technology Readiness Level (TRL) adalah tingkat kondisi kematangan atau kesiapterapan suatu hasil penelitian dan pengembangan teknologi tertentu yang diukur secara sistematis dengan tujuan untuk dapat diadopsi oleh pengguna, baik oleh pemerintah, industri maupun masyarakat.
TRL merupakan ukuran yang menunjukkan tahapan atau tingkat kematangan atau kesiapan teknologi pada skala 1–9, yang mana antara satu tingkat dengan tingkat yang lain saling terkait dan menjadi landasan bagi tingkatan berikutnya.
Pada TRL 7, dilakukan demonstrasi prototipe sistem dalam lingkungan atau aplikasi sebenarnya. Pada TRL 8, sistem telah lengkap dan memenuhi syarat melalui pengujian dan demonstrasi dalam lingkungan atau aplikasi sebenarnya.
Sedangkan pada TRL 9, sistem benar-benar teruji atau terbukti melalui keberhasilan pengoperasian. (Ant/OL-09)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Peneliti menemukan bahwa batu permata yang memiliki nilai jauh lebih rendah bisa memberikan petunjuk penting untuk mengetahui apakah ada kemungkinan berlian
Sang peneliti Dr. Widiastuti Setyaningsih dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian,Fakultas Teknologi Pertanian meraih Ristek Kalbe Science Award (RKSA) 2025.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Penelitian yang diterbitkan di Global Change Biology, meneliti hampir 30.000 spesies amfibi, burung, mamalia, dan reptil. Studi ini mengkaji bagaimana peristiwa panas ekstrem
Seiring planet mendingin, para ilmuwan memperkirakan mantel akan berkembang menjadi lapisan-lapisan berbeda dengan komposisi kimia yang berbeda, seperti bagaimana jus beku
Para peneliti sudah lama memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat menimbulkan ancaman bagi pika di bagian barat Amerika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved