Senin 28 Maret 2022, 12:34 WIB

Wapres Ajak Masyarakat Bertani dengan Konsep Integrated Farming

mediaindonesia.com | Ekonomi
Wapres Ajak Masyarakat Bertani dengan Konsep Integrated Farming

Ist/Kementan
Wapres RI KH.Ma'ruf Amin dan Wamentan Harvick Hasnul Qolbi menanam jagung kedelai di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (28/3).

 

WAKIL Presiden RI, KH Maruf Amin mengajak masyarakat di Jawa Barat untuk memanfaatkan lahan terbukanya sebagai tempat bertanam melalui konsep integrated farming.

Hal ini disampaikan Wapres seusai kegiatan menanam jagung kedelai di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (28/3).

"Saya ingin memberi kesempatan pada masyarakat untuk menanam di lahan yang dikuasai swasta maupun BUMN. Apalagi masyarakat kadang kadang bisa menanam tapi tidak bisa menjual. Kadang kadang juga sulit karena tidak ada lahan dan tidak ada offtaker," katanya.

Menurut Wapres, integrated farming adalah ekosistem yang bisa membawa pertanian Indonesia jauh lebih modern dan bisa memberdayakan masyarakat melalui pertanian terintegrasi.

"Apalagi di Jawa Barat banyak lahan sperti ini. Nah ke depan kita bisa melakukan digitalisasi termasuk di pesantren pesantren supaya mereka memanfaatkan lahannya secara baik. Yang pasti ini dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pemulihan ekonomi di akar rumput," katanya.

Baca juga: Ketua Alsintani Tegaskan Pengadaan Alsintan di Kementan Mengutamakan Produk Dalam Negeri

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi upaya pemerintah dalam hal ini jajaran Kementan yang terus membangun pertanian dengan skala besar berbasis kerakyatan.

"Kami mengapresiasi Wapres dan kementan karena sekarang jika di survei urusan sembako ini selalu nomor satu sehingga kalau negara hadir tentu akan diapresiasi. Makanya ke depan managemen pertanahan yang dikuasia mayoritas, tentu kami ingin ada kontribusi sehingga suatu saat pesantren punya lahan luas dan mengerjakan komoditas yang dibutuhkan," katanya.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, menyampaikan pentingnya penggunaan bibit unggul dan alat mesin pertanian untuk menumbuhkan produktivitas dan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

"Untuk itu kita terus menggiatkan kegiatan ini dan mudah mudahan apa yang telah diresmikan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Tentu kami ingin membuka diri terkait benih, pupuk dan alsintan untuk kemajuan pertanian kita bersama," tutupnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

medcom.id

Mengenal Tugas, Fungsi, dan Gaji untuk Bagian Manajemen Pemasaran 

👤Pierre Lavender 🕔Senin 27 Juni 2022, 21:57 WIB
Manajemen pemasaran (marketing management) harus diperhatikan oleh sebuah organisasi atau perusahaan karena berkontribusi banyak untuk...
Ist

Langkah Menko Airlangga Tangani PMK, Wujud Negara Hadir

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 21:50 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengganti rugi bagi para peternak atas sapi-sapi yang terkena wabah PMK dapat respon...
Dok.Ist

Subsidi Tepat Sasaran Atasi Gejolak Harga Minyak Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 20:58 WIB
Pendistribusian subsidi (BBM)  tidak boleh lagi serampangan. Perbaikan data demi memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran jadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya