Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI impor Indonesia pada Februari 2022 mencapai US$16,64 miliar. Angka ini mengalami penurunan 8,64% dibandingkan dengan Januari 2022.
Secara rinci, impor migas pada Februari 2022 mencapai US$2,90 miliar atau naik 30,19% dibandingkan Januari 2022. Impor nonmigas Februari 2022 senilai US$13,74 miliar atau turun 14,05% dibandingkan Januari 2022.
"Penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Februari 2022 dibandingkan Januari 2022 terjadi pada komoditas besi dan baja sebesar US$368,3 juta atau 27,13% dari total impor. Sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada kpmoditas gula dan kembang gula sebesar US$117,8 juta atau 41,21% dari total impor," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam konferensi pers secara daring, Selasa (15/3).
Lebih lanjut Margo menuturkan tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Februari 2022 ialah Tiongkok sebesar US$10,48 miliar atau mencapai 35,27% dari total impor, Jepang US$2,54 miliar atau 8,55%, dan Thailand US$1,97 miliar atau 6,62%.
Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari–Februari 2022 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi US$109,0 juta atau 4,08%, bahan baku/penolong US$6,8 miliar atau 34,69%, dan barang modal US$1,2 miliar atau 31,01%. (OL-14)
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved