Sabtu 25 Desember 2021, 17:48 WIB

4.500 Penerbangan Batal pada Hari Natal akibat Omikron

Mediaindonesia.com | Ekonomi
4.500 Penerbangan Batal pada Hari Natal akibat Omikron

AFP/Spencer Platt.
Pesawat United Airlines di Bandara Internasional Newark Liberty pada 30 November 2021 di Newark, New Jersey. Amerika Serikat.

 

LEBIH dari 4.500 penerbangan dibatalkan di seluruh dunia pada Sabtu (25/12) dan ribuan lain ditunda. Ini karena varian omikron yang sangat menular mengganggu perjalanan liburan. 

Itu disampaikan situs web pelacakan Flightaware. Menurut Flightaware.com, setidaknya 2.000 penerbangan dibatalkan di seluruh dunia pada Hari Natal, termasuk sekitar 700 yang berasal dari atau menuju ke bandara AS, dengan lebih dari 1.500 penundaan.

Pada Jumat, ada sekitar 2.400 pembatalan dan hampir 11.000 penundaan. Situs tersebut juga melaporkan lebih dari 600 pembatalan untuk Minggu esok.

Pilot, pramugari, dan staf lain jatuh sakit atau harus dikarantina setelah terpapar covid-19. Ini memaksa Lufthansa, Delta, United Airlines, dan banyak maskapai lain untuk membatalkan penerbangan selama salah satu periode perjalanan puncak tahun ini.

Data Flightaware menunjukkan United membatalkan sekitar 200 penerbangan pada Jumat dan Sabtu atau 10% dari yang dijadwalkan.

"Lonjakan nasional dalam kasus omikron minggu ini berdampak langsung pada awak penerbangan kami dan orang-orang yang menjalankan operasi kami," kata United dalam suatu pernyataan pada Jumat (25/12). "Akibatnya, kami harus membatalkan beberapa penerbangan dan memberi tahu pelanggan yang terkena dampak sebelum mereka datang ke bandara," kata maskapai itu. Pihaknya sedang berupaya untuk menjadwal ulang penumpang.

Demikian pula, Delta membatalkan setidaknya 260 penerbangan pada Sabtu dan sekitar 170 pada Jumat. Perusahaan mengatakan telah menghabiskan semua opsi dan sumber daya, termasuk perubahan rute dan penggantian pesawat serta awak untuk mencakup penerbangan yang dijadwalkan. "Kami meminta maaf kepada pelanggan kami atas keterlambatan rencana perjalanan liburan mereka," kata perusahaan itu.

Sebelas penerbangan Alaska Airlines dihentikan, setelah karyawan mengatakan mereka berpotensi terpapar covid-19 dan harus mengasingkan diri di karantina. Pembatalan penerbangan menambah frustrasi pandemi bagi banyak orang Amerika yang ingin bersatu kembali dengan keluarga mereka selama liburan, setelah Natal tahun lalu sangat dibatasi.

Maskapai penerbangan Tiongkok menyumbang jumlah pembatalan tertinggi. China Eastern membatalkan sekitar 480 penerbangan atau lebih dari 20% dari rencana penerbangannya. Air China menghentikan 15% dari total jadwal keberangkatannya pada Sabtu.

Baca juga: Libur Nataru Diprediksi Tidak Berdampak Siginifikan bagi Perekonomian Daerah

Menurut perkiraan dari American Automobile Association, lebih dari 109 juta orang Amerika dijadwalkan untuk bepergian dengan pesawat, kereta api, atau mobil antara 23 Desember dan 2 Januari. Ini meningkat 34% sejak tahun lalu. Tetapi sebagian besar dari rencana itu dibuat sebelum pecahnya varian omikron, yang telah menjadi jenis dominan di Amerika Serikat, sehingga pasien membanjiri beberapa rumah sakit. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Dok. SRC

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Sampoerna Gencarkan Pembinaan dan Digitalisasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:59 WIB
Menurut Teten, sebanyak 19 juta UMKM telah melakukan on-boarding digital hingga Mei 2022 dan diharapkan akan terus tumbuh mencapai 30 juta...
Dok. Petrokimia Gresik

Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi TJSL & CSR Award 2022

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:30 WIB
Tidak hanya itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo juga dinobatkan sebagai The Most Committed Leader to TJSL Initiative...
ANTARA/Fikri Yusuf

Indonesia Finalkan Hasil Pertemuan G20 DWG Tekankan Multilateralisme

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:20 WIB
DWG Meeting telah terlaksana tiga kali sepanjang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya