Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI rumah sendiri kini menjadi salah satu tujuan hidup bagi mereka belum memiliki hunian. Bahkan memiliki tempat tinggal sendiri menjadi standar kesuksesan bagi banyak orang.
Tak heran jika hal ini dimanfaatkan developer atau pengembang properti berlomba-lomba memberikan penawaran menarik kepada calon konsumennya untuk membeli properti kepada mereka.
Namun, bagi mereka yang ingin memiliki rumah jangan mudah atau terburu-buru mengambil keputusan. Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat ramai tentang kasus penipuan yang dilakukan oleh developer dengan iming-iming diskon besar atau harga murah di bawah harga pasar.
Bagi Sobat yang masih awam terhadap developer properti, tak perlu takut dan menjadi ragu untuk membeli rumah karena banyaknya kasus penipuan yang marak dilakukan oleh developer tidak bertanggung jawab ini.
Aktif mencari tahu tentang reputasi adalah hal yang harus dilakukan sebelum memilih, namun kamu juga harus mengenali perbedaan developer asli dengan developer bodong.
Berikut tiga ciri mengenali developer rumah bodong yang biasanya. Pertama, terdapat perbedaan rincian informasi yang disampaikan dari brosur dengan costumer service.
Kedua, menjual harga murah di bawah pasaran yang tak masuk di akal dan ketiga, kredibilitas dan perizinan yang meragukan
Memang dengan bantuan jasa developer, seseorang dapat lebih terbantu untuk memilih hunian yang diinginkan tanpa perlu repot apalagi jika kamu tinggal di wilayah padat penduduk dan perkotaan. Namun calon pembeli rumah harus tetap jeli agar tidak menimbulkan kerugian.
Hati-hati pengembang bodong
Karena itu, dalam memilih rumah tinggal tentu tidak bisa sembarangan, memilih developer atau pengembang yang terpercaya adalah suatu keharusan.
Dengan memilih rumah tinggal dari pengembang yang jelas track record-nya, tentu ada rasa aman dan nyaman. Hal tersebut penting mengingat rumah, akan dihuni dalam jangka waktu yang tidak sebentar.
Saat ini memang sudah sangat banyak developer rumah yang bisa kita pilih. Namun, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pelayanannya terhadap konsumen.
Bagaimanapun juga, konsumen harus dinomorsatukan, terutama soal kepuasan, baik dalam kemudahan administrasi hingga kesesuaian site plan yang dijanjikan.
Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kebutuhan rumah tak hanya berfokus sebagai tempat tinggal saja. Rumah, juga harus bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk bekerja, mengingat masih cukup banyak pekerja yang berkegiatan di rumah.
Baru-baru ini, developer perumahan di Kota Bogor, Jawa Barat, Manakib Realty baru saja menunjukkan komitmennya kepada konsumen.
Developer perumahan yang mendapat gelar terbaik di tahun 2021 dari PT Bank Negara Indonesia Tbk ini, melakukan gebrakan baru. Mereka baru saja melangsungkan Berita Acara Serah Terima (BAST) kunci di dua cluster perumahan sekaligus.
Manakib Realty baru saja melaksanakan prosesi serah terima ratusan unit rumah di proyek perumahan Bukit Mekar Wangi Sektor 4 dan 5, tepatnya di Cluster Alifia dan Cluster Alamanda. BAST ini dilakukan serempak pada Minggu (12/12) di lokasi proyek.
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Hamzah. M. Ali, selaku CEO Manakib Realty. Selain itu, bank yang menjadi mitra pengembang dan perusahaan kontraktor juga turut hadir.
“Concern kami adalah kepuasan konsumen. BAST serempak ini merupakan salah satu pembuktian bahwa visi kami kedepan bukan hanya terbaik di kota bogor namun kami ingin menjadi yang terbaik dalam skala nasional,” jelas CEO Manakib Realty Hamzah M. Ali dalam keterangan pers, Minggu (12/12).
Kepuasan pelanggan atau konsumen, tak hanya klaim sepihak dari Manakib Realty. Hilman Hamid sebagai salah satu konsumen yang turut hadir juga mengucapkan kepuasannya.
“Alhamdulillah, Saya dan keluarga merasa sangat puas memiliki unit rumah di Cluster Alifia.Kualitas bangunannya bagus dan sertifikatnya juga sudah AJB/balik nama,” kata Hilman.
Lebih rinci, pada kegiatan BAST yang dilakukan serempak ini, Manakib Realty melakukan prosesi serah terima kunci, ke lebih dari 207 unit rumah di cluster Alifia.
Dengan begitu, Cluster Alifia atau sektor 5 dari perumahan Bukit Mekar Wangi ini sudah bisa langsung dihuni para konsumennya.
Bukan yang pertama, Manakib Realty, sebagai developer juga telah melaksanakan acara akta jual beli (AJB) dan serah terima sertifikat unit rumah secara serentak di cluster yang sama.
Sebagai informasi, Cluster Alifia merupakan salah satu karya dari Manakib Ralty yang mengusung konsep rumah yang disebutnya Homey.
Konsep rumah tersebut adalah rumah home office and healthy home. Tak hanya sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah tinggal, tapi juga memberikan fungsi small office di dalam rumah.
Tak bisa dipungkiri, di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai, konsep rumah ini tentu dirasa sesuai, mengingat masih banyak pekerja yang melakukan Work From Home alias WFH.
Adanya small office di dalam rumah, tentu sangat membantu kegiatan pekerja agar tetap produktif. (RO/OL-09)
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
WARGA negara asing (WNA) ditemukan meninggal dunia di salah satu apartemen, kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (4/2).
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini diperkuat oleh stimulus pemerintah melalui berbagai penyaluran sejumlah bantuan
INTENSITAS hujan tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam menyebabkan kolam ikan longsor menimpa rumah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved