Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu perusahaan barang konsumsi (FMCG) terdepan di dunia, Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan berbagai upaya keberlanjutan (sustainability) yang berkontribusi pada kualitas produk dan memiliki peran penting terhadap kepuasan konsumen dan masyarakat umum di Indonesia.
Diperkuat dengan investasi besar pada sistem dan teknologi manufaktur yang terdepan, penerapan strategi keberlanjutan tersebut telah diimplementasikan secara luas pada seluruh proses lini bisnis Coca-Cola, termasuk di berbagai pabrik yang tersebar di Indonesia, salah satunya yang terletak di Bekasi, Jawa Barat, agar senantiasa dapat mempersembahkan produk yang berkualitas bagi konsumen.
Pabrik Coca-Cola di Indonesia telah beroperasi sejak 1932 berkat antusiasme besar konsumen terhadap brand Coca-Cola, yang telah menjadi minuman penyemangat favorit sejak kehadirannya di Indonesia pada 1927. Sejak saat itu, perusahaan Coca-Cola telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan masyarakat, baik sebagai penyedia lapangan pekerjaan, investor, maupun sebagai anggota masyarakat yang peduli dan selanjutnya terus meningkatkan komitmen jangka panjangnya, sesuai dengan visi dan misinya dalam memberikan nilai terbaik bagi Indonesia.
"Coca-Cola memiliki visi Refresh the world and make difference. Kami bersemangat dalam menghadirkan rangkaian pilihan produk minuman yang digemari oleh konsumen dan masyarakat secara luas, menciptakan bisnis yang lebih berkelanjutan, serta bermitra untuk masa depan bersama yang lebih baik bagi masyarakat, komunitas, dan planet ini. Baik di Indonesia dan di seluruh dunia, kami berkembang menjadi perusahaan minuman lengkap, yang menawarkan portofolio luas minuman dengan cita rasa tinggi dalam berbagai kategori minuman ringan, air mineral, jus, susu, dan teh," kata Triyono Prijosoesilo, Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca Cola Indonesia, dalam keterangannya, Kamis (9/12).
Seiring dengan perkembangannya, Coca-Cola telah bertumbuh bersama dengan aspirasi konsumen Indonesia melalui rangkaian brand minuman penuh semangat lainnya seperti Fanta, Sprite, Minute Maid, Frestea, dan beragam minuman inovatif yang kini diproduksi oleh CCEP Indonesia sejak 10 Mei 2021.
Dalam segala hal yang dilakukan, mulai dari pemilihan bahan untuk melakukan produksi hingga mengantarkannya pada konsumen, CCEP Indonesia selalu konsisten dalam menerapkan sistem standar manajemen bermutu tinggi dalam memastikan bahwa perusahaan selalu menawarkan produk dengan kualitas terbaik kepada konsumen di Indonesia. Salah satunya melalui kelayakan produk yang telah disertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 1994 dan pemberdayaan potensi hasil pangan petani Indonesia salah satunya melalui pemilihan bahan baku yang menggunakan teh asli Indonesia yang berkualitas.
Baca juga: Produk Kosmetik Indonesia Mampu Tembus Pasar Amerika
Lucia Karina, selaku Direktur Public Affair Communications dan Sustainability CCEP Indonesia menyatakan, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk membawa dampak positif bagi seluruh pihak yang terkait erat dengan bisnis yang dijalankan oleh Coca-Cola, salah satunya dengan memastikan selalu mempersembahkan rangkaian produk yang berkualitas bagi konsumen.
"Dalam mencapai hal tersebut, kami selalu mengedepankan berbagai hal yang memiliki nilai berkelanjutan tinggi terutama pada aspek yang kami percayai memiliki peran krusial pada pengembangan kualitas produk kami, seperti komitmen kepada seluruh mitra, keterlibatan karyawan, kepuasan konsumen, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik yang akan berdampak pada konsumen dan masyarakat umum," ujar Karina.
Untuk itu, CCEP Indonesia telah melakukan berbagai upaya keberlanjutan untuk menunjang pengembangan produk yang berkualitas dan lingkungan yang lebih baik, antara lain melalui inovasi produk yang semakin beragam seperti produk Coca-Cola Zero dalam memenuhi selera dan kebutuhan konsumen yang berbeda, pengembalian air setiap tahunnya untuk membantu menciptakan lingkungan dan masyarakat yang lebih baik.
Selanjutnya, penggunaan teknologi pembotolan terkini melalui Affordable Small Sparkling Package (ASSP) yang menggabungkan berbagai bahan material untuk mengurangi penggunaan plastik hingga 40%, sejalan dengan misinya dalam mempersiapkan fasilitas daur ulang botol plastik, serta pemasangan atap panel surya di pabrik Bekasi 1 yang merupakan bagian dari komitmen dalam pengurangan jejak karbon.
Karina juga menambahkan, untuk memperkuat peran perusahaan dalam memberikan nilai yang berkelanjutan, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya dalam memaksimalkan cara melakukan bisnis, salah satunya melalui investasi besar pada sistem dan teknologi manufaktur
canggih yang telah diterapkan pada proses produksi pabrik secara keseluruhan.
Untuk dapat memperkuat syarat standar yang dijunjung tinggi, investasi dalam membangun laboratorium penjaminan mutu kualitas produk di setiap pabrik juga telah dimanfaatkan. Salah satunya pada pabrik Bekasi 1 CCEP Indonesia dengan luas 21,8 hektare yang memiliki rangkaian fasilitas berteknologi tinggi untuk menunjang proses manufaktur.
Edukasi mengenai kualitas produk dari rangkaian brand di bawah lisensi The Coca-Cola Company terus diterapkan salah satunya melalui kunjungan terbuka bagi masyarakat Indonesia di berbagai pabrik CCEP Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni di Bekasi 1, Sumedang, Semarang, Pasuruan, Bali, Medan, dan Lampung.
Untuk memastikan keselamatan pengunjung ketika mengunjungi pabrik CCEP Indonesia, perusahaan telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan ajuan pemerintah Indonesia dan standar industri di seluruh fasilitas, seperti: memakai masker sebagai standar dari
prosedur, pengukuran suhu badan, penyediaan hand sanitizer di area pabrik, ajakan untuk selalu mencuci tangan, dan menjaga jarak aman. Selain itu, seluruh operasi pabrik akan mengikuti arahan PPKM dari pemerintah yang berlaku. (RO/S-2)
Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan banyak peluang kerja dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peluang kerja di DIY
Penerapan ekonomi sirkular pada industri akan berdampak signifikan terhadap penerimaan negara.
Dalam rantai pasok biomassa selalu melibatkan masyarakat sekitar jadi akan ada sirkular ekonomi.
Dalam waktu 10 bulan sejak beroperasi, pabrik Amandina telah meraih Standar Nasional Indonesia untuk resin PET daur ulang serta berhasil melakukan ekspor ke pasar Eropa.
Bersama SBI, Baruwani memberikan pendampingan kegiatan pilah dan olah sampah di Kelurahan Karangtalun, Cilacap Utara.
Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal III akan berada di atas 5%
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved