Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas naik tipis pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (9/12), karena pelemahan dolar mengimbangi imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih kuat. Saat ini para investor menyesuaikan posisi mereka menjelang data harga konsumen AS akhir pekan ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 0,8 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1,785,50 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (7/12/2021), emas berjangka terkerek 5,2 dolar AS atau 0,29 persen menjadi 1.784,70 dolar AS.
Emas berjangka merosot 4,4 dolar AS atau 0,25 persen menjadi 1.779,50 dolar AS pada Senin (6/12/2021), setelah melonjak 21,20 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 1.783,90 dolar AS pada Jumat (3/12/2021), dan anjlok 21,60 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 1.762,70 dolar AS pada Kamis (2/12/2021).
"Satu-satunya tekanan yang diperoleh emas adalah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, tetapi kenaikan imbal hasil cukup terbatas," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan menguat, meredupkan daya tarik emas. Di sisi lain, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Kenaikan emas dibatasi karena Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pengusaha AS mencatat 11 juta pekerjaan terbuka pada Oktober, hampir menyamai rekor tertinggi yang dicapai pada Juli dan tanda bahwa perusahaan-perusahaan cukup percaya perekonomian akan berkembang.
Emas berlabuh di kisaran 1.780-1.800 dolar AS per ounce, menunggu isyarat dari Federal Reserve AS dan data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS, Streible menambahkan.
Laporan IHK yang akan dirilis pada Jumat (10/12/2021) dapat mempengaruhi garis waktu Fed mengurangi dukungan ekonominya sebelum pertemuan kebijakan berikutnya pada 14-15 Desember.
Dengan narasi bergeser kembali ke kebijakan pengetatan bank sentral, yang kemungkinan akan mendorong dolar AS, setiap kenaikan emas kemungkinan akan terbatas, Ricardo Evangelista, analis senior di ActivTrades, mengatakan.
Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah lebih tinggi, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak dikenakan bunga.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 9,1 sen atau 0,4 persen, menjadi ditutup pada 22,432 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 5,9 dolar AS atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 955,9 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Dolar Jatuh Terseret Redanya Kecemasan atas Omicron
Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 6 April 2026, tidak mengalami pergerakan. Berdasarkan data terbaru, harga emas UBS dan Galeri 24 masih tertahan di level yang sama.
Harga emas Antam hari ini Sabtu 4 April 2026 stagnan di level Rp2.857.000 per gram. Cek rincian harga buyback dan analisis pasar terbaru di sini.
Cek rincian harga emas UBS, Galeri 24, dan Antam di Pegadaian per Sabtu 4 April 2026. Harga emas Antam menyentuh Rp2.857.000 per gram.
Harga emas Antam hari ini, Kamis 2 April 2026, melonjak Rp20.000 menjadi Rp2.922.000 per gram. Simak rincian harga buyback dan pecahan lainnya di sini.
Harga emas hari ini di Pegadaian, Kamis pagi, 2 April 2026, mencatatkan kenaikan signifikan.
Emas perhiasan kadar 22 karat saat ini dijual sekitar Rp2.300.000 per gram. Sementara itu, emas 23 karat berada di kisaran Rp2.500.000 per gram.
Rupiah hari ini, Kamis 2 April 2026, dibuka menguat ke level Rp16.982 per dolar AS. Simak analisis pergerakan mata uang Garuda di sini.
Rupiah menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan kuartal kedua tahun 2026.
Presiden AS Donald Trump cetak sejarah sebagai presiden pertama yang membubuhkan tanda tangan di uang dolar, mengakhiri tradisi 165 tahun tanda tangan Bendahara AS.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved